Jakarta – Malaysia akan memangkas sementara kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai 1 April 2026. Hal ini juga memungkinkan warga membeli maksimal 200 liter bensin RON 95 per bulan, demikian disampaikan Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada Kamis, 26 Maret 2026.
Hal ini dilakukan di tengah krisis energi yang semakin parah akibat konflik di Timur Tengah. Demikian mengutip the Straits Times, Jumat (27/3/2026).
BACA JUGA:Momen Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim Satu Mobil Menuju Lanud Halim Perdanakusuma
BACA JUGA:Bahlil Pastikan Belum Ada Rencana Pangkas Subsidi BBM Seperti Malaysia
Pengurangan ini dari kuota sebelumnya sebesar 300 liter, tetapi harga bersubsidi sebesar 1,99 Ringgit Malaysia (64 sen Singapura) per liter tetap di bawah skema subsidi bahan bakar Budi95 yang dikenalkan pada September. Tanpa subsidi RON95 seharga 3,97 Ringgit Malaysia per liter atau Rp 16.782,10 (asumsi kurs Ringgit Malaysia terhadap rupiah 4,227).
“Langkah ini bersifat sementara, menunggu pemulihan pasokan minyak global dan kondisi ekonomi, meskipun belum ada tanda-tanda perbaikan yang jelas,” kata Datuk Seri Anwar pada 26 Maret, dalam pidato khusus yang disiarkan langsung di televisi.
“Semua negara, terutama negara-negara tetangga, telah menaikkan harga minyak, tetapi Malaysia memutuskan untuk mempertahankan harga minyak Budi95 di RM1,99,” ujar dia.
Namun, ia menambahkan pemerintah “terpaksa” mengurangi kuota karena negara menghadapi tekanan biaya yang meningkat akibat konflik di Timur Tengah.
Bisakah kita membiarkan situasi saat ini berlanjut tanpa tindakan apa pun dan berpikir bahwa kita bebas dari masalah apa pun?” tanyanya secara retoris. “Pasokan makanan terpengaruh, harga pasti akan naik… begitu pula minyak dan gas.”
Namun, ia mencatat pengurangan kuota tersebut kemungkinan tidak akan memengaruhi sebagian besar warga Malaysia.
Sebagian besar dari mereka menggunakan rata-rata 100 liter bahan bakar per bulan, dan hampir 90 persen menggunakan kurang dari 200 liter per bulan,” ujar dia mengutip data pemerintah.
/2026/01/07/1592014958.jpg)
/2025/08/03/1834853401.jpg)
/2026/01/04/2120249703.jpg)
/2026/02/03/1693365585.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
/2025/11/14/442800708.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5346219/original/025303300_1757581796-1000075658__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5311870/original/059293800_1754897698-1000072760.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539209/original/082047000_1774593652-2a129685-2a4e-4829-b883-9b0bd8c1346c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3609090/original/074413400_1634813435-20211021-Ekspor-Batu-Bara-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4266421/original/073275700_1671506038-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537328/original/020344900_1774420051-Pantauan_di_Pelabuhan_Ketapang_Banyuwangi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538653/original/023976400_1774543468-1000272858.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182570/original/011871300_1744095806-20250408-ASN_Pemprov_DK_Jakarta-HER_6.jpg)