Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mendorong percepatan hilirisasi rumput laut agar Indonesia tidak lagi hanya menjual komoditas mentah. Pengembangan industri pengolahan, teknologi, riset, dan kerja sama dengan China dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut di dalam negeri.
Jakarta – Indonesia didorong segera mempercepat hilirisasi rumput laut agar komoditas kelautan tersebut tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.
BACA JUGA:Luhut Cari 500 Ribu Agen Buat Kebut Pengumpulan Data Penerima Bansos
BACA JUGA:Luhut Minta TNI/Polri Blusukan Mendata Masyarakat Layak Terima Bansos
BACA JUGA:Luhut Bicara Hubungannya Kini dengan Jokowi, Sebut Sosok Patut Dicontoh
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia memiliki sumber daya kelautan yang besar, termasuk rumput laut. Potensi tersebut perlu diikuti pengembangan industri pengolahan agar menghasilkan produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi.
“Kami ingin melihat hilirisasi rumput laut ini dilakukan dalam waktu dekat, tidak terlalu lama lagi,” kata Luhut dalam China Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation 2026 dikutip Antara, Minggu (4/10/2026).
Menurut Luhut, pengembangan industri rumput laut dapat mengambil pelajaran dari pengalaman hilirisasi nikel.
Indonesia sebelumnya telah mempelajari pentingnya investasi dan teknologi dalam membangun ekosistem industri yang mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri.
Luhut menilai pendekatan serupa dapat diterapkan untuk mengembangkan industri rumput laut. Dengan pengolahan di dalam negeri, manfaat ekonomi dari komoditas tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan produksi bahan mentah.
Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan teknologi dan investasi. Dalam konteks itu, kerja sama Indonesia-China dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan sejumlah sektor industri strategis.
/2025/03/07/402152646.jpg)
/2026/06/10/814723304.jpg)
/2024/02/22/1138967600.jpg)
/2026/06/10/2065639123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559458/original/003043200_1776576203-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426621/original/041286700_1764311938-Wakil_Menteri_Energi_dan_Sumber_Daya_Mineral__ESDM___Yuliot_Tanjung-28_november_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363017/original/023429100_1790837569-2a66c807-61f1-4f5a-ac94-10bc074b25ad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3298857/original/058462900_1605612773-IMG_20201117_174756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1553962/original/019771000_1540541277-singa.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473781/original/039018600_1687249156-SEC_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)