Jakarta – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bisa mendapat alokasi dana peremajaan kelapa sawit (PSR), yang berperan sebagai induk koperasi bagi petani atau gabungah kelompok tani (gapoktan). Beberapa syarat diatur agar Kopdes bisa mendapat alokasi tersebut.
Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Eddy Abdurrachman menuturkan, Kopdes harus merupakan gabungan pekebun yang terdaftar dalam program PSR tadi.
BACA JUGA:Ada Koperasi Desa Merah Putih di Gunung, Menko Pangan Bakal Ditertibkan
BACA JUGA:Pidato Prabowo: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
BACA JUGA:Aturan Dirombak, Koperasi Merah Putih Kuasai Pasar Barang Subsidi
Jadi kopdes itu merupakan gabungan ya. Kumpulan daripada para pekebun-pekebun yang ikut serta di dalam PSR itu tadi, ucap Eddy di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Dia menjelaskan, sejatinya BPDP menyalurkan dana PSR ke petani atau pekebun. Namun, prosesnya tak bisa dilakukan satu-satu, melainkan melalui gabungan kelompok, termasuk koperasi.
Mereka harus bergabung, berkumpul dalam satu organisasi yang diikuti koperasi. Sekarang ini sudah ada tiga kopdes yang termasuk di dalam KDKMP tadi, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden, urai dia.
Sedangkan beberapa kriteria minimal penerima program PSR harus merupakan pekebun yang tergabung dalam sebuah lembaga, seperti kelompok tani maupun koperasi.
Dalam hal ini koperasi atau gabungan kelompok tani. Luasan lahannya maksimal 4 hektare. Dan lahan-lahannya itu tidak boleh berada di kawasan hutan atau terjadi tumpang tindih lahan dengan hak guna usaha yang lain, jelas Eddy.

/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2023/03/25/386341352.jpg)
/2026/03/10/984908556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327954/original/075423800_1787130407-email-attachment_2026_08_19_ariefhakim-at-klyid_bahlil-godok-larangan-orang-kaya-beli-pertalite-jangan-ambil-hak-rakyat_1000413995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3955060/original/018515100_1646657160-7_maret_2022-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)