Jakarta – Kebutuhan air bersih di Balikpapan, Kalimantan Timur, masih belum sepenuhnya terpenuhi. Saat ini, ketersediaan air bersih di kota tersebut sekitar 1.500 liter per detik, sementara kebutuhan masyarakat mencapai 2.500 liter per detik.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan pemerintah tengah berupaya menambah pasokan air agar kebutuhan warga dapat terpenuhi, terutama saat musim kemarau.
BACA JUGA:AHY: Ketahanan Air Jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
BACA JUGA:AHY Ikut Komentari Putusan MK Terkait Gibran
BACA JUGA:Pejabat Kementerian ATR/BPN Tersangka Korupsi, AHY Buka Suara
“Tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih, terutama di masa kemarau, El Nino berkepanjangan,” ujar Menko AHY saat meninjau sumur air Gunung Tembak di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).
AHY menegaskan, pembangunan sumur bor menjadi salah satu langkah yang perlu terus dikawal. Penambahan kapasitas pasokan juga harus direncanakan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Tadi saya mendengar langsung masyarakat yang mengapresiasi dan menerima manfaat dari sumur bor 10 liter per detik. Tapi tentu masih banyak hal yang perlu kita kerjakan karena harus tercukupi,” tuturnya.
Kesenjangan antara pasokan dan kebutuhan air tersebut membutuhkan koordinasi berbagai pihak untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2024/10/07/708676760.jpg)
/2025/02/10/462114211.jpg)
/2023/10/01/342276568.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370014/original/019856500_1791544055-IMG_7653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360181/original/077137200_1790594186-email-attachment_2026_09_28_ariefhakim-at-klyid_kemenkop-klaim-85-persen-manajer-kopdes-setuju-penempatan-di-daerah_1000456402.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043410/original/011837300_1446625161-20151104-OJK-Jakarta-Angga-Yuniar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311632/original/008964700_1785413345-gi6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369509/original/076132300_1791526666-IMG_2653.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4381430/original/007733200_1680504270-traxer-EBKPxro0A9c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)