Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan langkah yang ia ambil dalam mengejar target penerimaan pajak pada sisa akhir tahun ini bakal menggunakan pendekatan yang profesional, bukan seperti gaya preman.
Secara garis besar, kata Purbaya, strategi Kementerian Keuangan untuk mempercepat penyerapan pajak menggunakan pendekatan manajemen mikro (micro management) dengan melihat potensi-potensi yang belum terjamah.
BACA JUGA:28 Ribu Laporan Masuk Lewat Saluran Lapor Pak Purbaya
BACA JUGA:Polemik Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi soal Data Rp 4,17 Triliun Milik Pemprov Jabar Mengendap di Bank
BACA JUGA:Data Menkeu Purbaya Bikin Welly Titah Dijuluki Bupati Terkaya, Uangnya Rp 2,6 Triliun
BACA JUGA:Purbaya Sindir Vendor Korea di Proyek Coretax hingga Senggol K-Pop: Mungkin Kita Silau
“Kalau ada potensi bocor sana-sini, itu yang akan dikejar. Bukan berarti jadi kayak preman, gedor rumah orang jam 5 pagi, nggak gitu. Kami akan buat penagihan lebih profesional,” kata Purbaya, dikutip dari Antara, Jumat (24/10/2025).
Strategi manajemen mikro sebelumnya diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10) malam.
Bimo mengatakan manajemen mikro bakal diterapkan untuk mencegah pelebaran gap realisasi penerimaan pajak dari target (shortfall) pada akhir tahun anggaran 2025.
“Upayanya kita mulai micro management untuk collection. Jadi, kami pantau betul semua wajib pajak. Kami data dari semua kantor wilayah (kanwil), potensi yang paling besar siapa, dan kira-kira kepatuhannya seperti apa. Kemudian, gap kepatuhannya kami endorse untuk bisa jadi optimal,” ujar Bimo.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/12/16/1784191268.jpg)
/2025/08/04/1851491066.jpg)
/2024/02/27/495856755.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5390085/original/066210000_1761223435-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425300/original/081348700_1764220776-Menteri_UMKM_Maman_Abdurrahman.jpeg)
/2025/06/29/1914523054.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482750/original/049070400_1769245589-Protecting_Lifes_Progress_1-rs.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503337/original/015659100_1771134730-publikasi_1771122848_699130a063be3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503429/original/015347600_1771142312-PT_IAS_Hospitality_Indonesia_gandeng_jaringan_executive_lounge_independen_terbesar_di_dunia__Plaza_Premium_Group__PPG_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4557923/original/074382700_1693446163-people-high-five-library-close-up_1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5499908/original/040306700_1770800044-IMG_1338.jpeg)