Jakarta – Micron Technology pada Jumat, (11/9/2026) mengungkapkan karyawannya di Taiwan menerima bonus setara gaji 35 hingga 68 bulan tahun fiskal 2026. Kompensasi tunai minimal sebesar 1,7 juta dolar Taiwan atau US$ 53.809,39. Nilai itu sekitar Rp 941,18 juta (asumsi dolar Taiwan terhadap rupiah 556). Pembagian bonus karyawan itu setelah perusahaan produsen chip asal Amerika Serikat tersebut menikmati tahun yang digambarkan sebagai tahun luar biasa.
Mengutip Channel News Asia, Jumat pekan ini, Micron mengatakan, pembayaran kepada karyawan termasuk operator, teknisi dan insinyur shift merupakan terbesar yang pernah diberikan. Bonus dibagikan kepada lebih dari 60.000 karyawan di seluruh dunia akan menerima imbalan tahun fiskal 2026.
BACA JUGA:20 Usaha Sampingan untuk Karyawan Tanpa Harus Resign Kerja, Fleksibel dan Bisa Dimulai dari Rumah
BACA JUGA:Inul Daratista Ogah PHK Karyawan di Tengah Lesunya Ekonomi, Pilih Nombok
Pengumuman ini muncul setelah serikat pekerja yang mewakili sekitar dua pertiga tenaga kerja Micron di Taiwan mengisyaratkan dukungan luas di kalangan anggota untuk melakukan pemogokan. Pihak serikat pekerja tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Imbalan tersebut mencakup bonus tunai sebesar 1 juta dolar Taiwan atau Rp 555,98 juta (US$ 31.652,58) bagi karyawan di Taiwan yang bergabung sebelum 29 Agustus 2025 untuk tahun fiskal 2026, ungkap perusahaan pembuat memori asal AS tersebut.
Perusahaan menyebutkan, untuk insinyur tingkat pemula, total imbalan rata-rata mencapai 3,4 juta dolar Taiwan atau Rp 1,89 miliar, termasuk kompensasi tunai rata-rata sebesar 2,9 juta dolar Taiwan atau Rp 1,61 miliar, sementara sisanya berupa ekuitas berdasarkan nilai saat pemberian (grant value).
Setiap karyawan juga akan menerima pemberian ekuitas tahunan, ujar Micron.
/2026/05/26/298353930.jpg)
/2019/03/20/1239835099.jpg)
/2025/12/07/1338425489.jpg)
/2016/02/16/1574919051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3336882/original/076787600_1609315234-20201230-Sistem-Digital-Perbankan-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350146/original/046030700_1789565661-741cfa89-68f2-4b0f-9852-b3969b00462c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4127952/original/008885300_1660808900-Wamenkeu_raker_dengan_baleg_tentang_harmonisasi_RUU_keuangan-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350134/original/096241300_1789564524-email-attachment_2026_09_16_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-buka-suara-soal-perombakan-pegawai-pajak-bea-cukai-dibatalkan_1000444147.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436236/original/052339600_1765166716-Robinhood.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4677568/original/004189400_1701934611-Deutsche_bank.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)