Jakarta – Perbankan nasional terus menghadapi tantangan pemenuhan kapasitas konektivitas yang berubah secara dinamis dan cepat. Kebutuhan lonjakan data ini umumnya terjadi pada momen-momen kritis, seperti penutupan buku bulanan (month-end), penutupan buku akhir tahun (year-end closing), pemrosesan gaji (payroll processing), hingga skenario pemulihan bencana (disaster recovery).
Kondisi tersebut mendorong tingginya kebutuhan akan infrastruktur digital yang fleksibel, yang mampu menaikkan atau menurunkan kapasitas bandwidth hingga 1 Gbps sesuai dengan kebutuhan operasional harian bank.
BACA JUGA:AS Sanksi Bank Besar Pekan Depan, Ada Kaitannya dengan Iran
BACA JUGA:PTPP Resmi Teken Perjanjian Restrukturisasi, Perkuat Keuangan
BACA JUGA:AS Bakal Sanksi Bank Besar Terkait Iran
President Director & CEO Lintasarta Armand Hermawan menyatakan bahwa perubahan pola kebutuhan ini membuat infrastruktur perbankan tidak lagi cukup jika hanya mengandalkan konektivitas tetap (fixed connectivity).
Infrastruktur digital tidak cukup hanya berkapasitas besar, tetapi harus mampu beradaptasi secara cepat, fleksibel, dan terukur, ujar Armand di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Armand menerangkan, fleksibilitas konektivitas kini harus bergeser menjadi lebih adaptif. Infrastruktur modern dituntut memiliki kemampuan agile untuk merespons perubahan, scalable untuk menyesuaikan kapasitas, serta resilient demi menjaga keandalan saat menghadapi momen beban puncak (peak events) maupun pemenuhan tuntutan regulasi.
/2026/05/23/1485118576.jpg)
/2026/05/23/1868010684.jpg)
/2024/09/03/432119438.jpg)
/2026/03/19/965298007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346756/original/013308200_1789201979-Depositphotos_860056838_L.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)