Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sepakat proses impor 105.000 unit mobil pikap dari India ditunda lebih dahulu. Pengusaha menilai, langkah impor ini bisa mematikan industri lokal.
Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia, Saleh Husin menyampaikan, seluruh pengusaha meminda Presiden Prabowo Subianto untuk menunda impor tersebut.
BACA JUGA:Disaksikan Prabowo, MoU Rp 600 Triliun Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia dan AS
BACA JUGA:Kadin Nilai Tarif Resiprokal 19 Persen AS Kompetitif, Dorong Ekspor Indonesia
BACA JUGA:Libur Imlek 2026, Perputaran Uang Diprediksi Sentuh Rp 9 Triliun
“Kami sudah berkoordinasi dengan para pelaku industri otomotif, termasuk industri komponen. Mereka memohon kepada Presiden agar impor mobil dari India yang kini sedang berjalan dihentikan,” ungkap Saleh, dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Dia meminta produsen asal India itu membangun pabrik di Tanah Air jika memang serius membidik pasar Indonesia. Hal serupa yang dilakukan Toyota, Suzuki, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, Hino, Hyundai, DFSK hingga BYD dan VinFast. Pemerintah perlu menempatkan semua pelaku usaha pada level playing field yang sama.
Impor mobil dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, kata Saleh, dapat mematikan industri otomotif dalam negeri, tidak menggerakkan ekonomi, dan bertentangan dengan program industrialisasi yang sedang didorong pemerintah, kata Saleh.
Dia mengungkit ambisi pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, sektor industri menjadi salah satu penggeraknya. Hilrisasi dan industrialisasi juga menjadi perhatian Kepala Negara.
Seharusnya kita mendukung keinginan Bapak Presiden tersebut, bukan justru mematikan investasi dan industri yang sudah ada,” ungkap Saleh.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507913/original/033474700_1771558036-Prabowo_Trump_Tanda_Tangan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)