Jakarta – Tunggakan utang rumah tangga di Argentina meningkat tiga kali lipat dalam setahun, mencapai level tertinggi dalam dua dekade di bawah pemerintahan Presiden Javier Milei.
Milei merupakan tokoh pendukung pasar bebas radikal yang kebijakan penghematan ketatnya berhasil menekan inflasi, tetapi membuat banyak masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
BACA JUGA:Utang AS Menggunung, 1 Warga Menanggung Rp 20,65 Miliar
BACA JUGA:3 Faktor Ini Jadi Pemicu Imbal Hasil Obligasi Global Meningkat
BACA JUGA:Purbaya Godok Skema Dividen Danantara ke APBN Buat Pangkas Utang
Menurut Bank Sentral Argentina, sekitar 5,8 juta orang telah menunggak pembayaran utang selama lebih dari 90 hari.
Pendapatan yang stagnan, ditambah krisis biaya hidup, yang sebagian dipicu pemangkasan subsidi transportasi, gas, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya oleh Milei telah mendorong kondisi keuangan rumah tangga ke titik kritis.
Secara keseluruhan, sekitar 21 juta orang dari total 46 juta penduduk Argentina memiliki utang dalam bentuk tertentu.
Namun Milei menolak bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Apakah ada yang menodongkan pistol ke kepala mereka sehingga mereka mengambil pinjaman? kata dia melansir Dailysabah, Rabu (19/8/2026).
Merespons itu, petinggi bank Presiden Banco Provincia Buenos Aires, Juan Cuattromo, menolak anggapan bahwa masyarakat Argentina harus disalahkan karena terjebak dalam utang.
Dia mengatakan, tunggakan utang bukan akibat keputusan individu, melainkan hasil dari konteks makroekonomi yang telah memperburuk pendapatan, lapangan kerja, dan aktivitas ekonomi.

/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2023/03/25/386341352.jpg)
/2026/03/10/984908556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532191/original/011520200_1773644247-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_11.15.54_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5345823/original/061462700_1757574354-1000016136.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327954/original/075423800_1787130407-email-attachment_2026_08_19_ariefhakim-at-klyid_bahlil-godok-larangan-orang-kaya-beli-pertalite-jangan-ambil-hak-rakyat_1000413995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329286/original/019071900_1787235033-ea144ac0-5c66-423d-aa9c-ec78181bd05b__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3955060/original/018515100_1646657160-7_maret_2022-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)