Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah merancang skema melepas kepemilikan saham (swap share) Bandara Kertajati kepada pemerintah pusat. Selanjutnya membidik kepemilikan saham Bandara Husein Sastranegara Bandung sebagai kompensasi, dengan target terealisasi pada 2027.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Dedi Mulyadi melansir Anatara, Kamis (15/1/2026).
Dikatakan ika langkah ini merupakan opsi rasional untuk mengakselerasi pengembangan BIJB Kertajati agar ditangani sepenuhnya oleh pusat, sembari mengamankan aset daerah di lokasi lain.
Pak Gubernur kemudian berpikir, salah satu alternatifnya untuk mempercepat pengembangan tujuan dari pembangunan Kertajati, memberikan pelimpahan dari provinsi ke pusat. Maksudnya saham yang dimiliki oleh provinsi di Kertajati yang dominan itu dilepas, ujar Dedi.
Poin paling krusial dalam negosiasi ini adalah rencana Pemprov Jabar untuk tidak sekadar melepas saham, melainkan menukarnya dengan hak kepemilikan di bandara yang terletak di jantung Kota Bandung.
Diganti atau dilepas, dengan harapannya mungkin Husein. Provinsi bisa sahamnya disimpan di Husein, ujar Dedi menjelaskan skema tersebut.
Saat ini, Pemprov Jabar masih memegang dominasi kepemilikan saham BIJB Kertajati sebesar kurang lebih 70 persen, sementara sisanya dimiliki oleh PT Angkasa Pura II dan Koperasi ASN Jawa Barat.
Besarnya porsi saham daerah ini dinilai menjadi beban tersendiri dalam fleksibilitas pengembangan bandara.
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473945/original/019956600_1768462493-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_14.30.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4915603/original/086439000_1723438542-Foto_2_-_Superbank_Raih_1_Juta_Nasabah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762234/original/053128300_1709618143-fotor-ai-2024030510716.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360697/original/082788100_1758719568-183357.jpg)