Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah memilih perusahaan asal China untuk menjadi mitra proyek Waste to Energy (WtE) di 3 lokasi. Kesamaan karakter pengolahan sampah hingga teknologi jadi pertimbangannya.
Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas mengatakan mitra China menjadi yang paling pas melihat karakter sampah yang ada di Indonesia. Menurutnya, tak ada alasan untuk meragukan China ketimbang negara lain yang turut ikut dalam tender.
BACA JUGA:Wasit China Ma Ning Resmi Terpilih Pimpin Laga Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Otoritas Pajak China Minta Bank Terapkan Blockchain untuk Layanan Pinjaman
BACA JUGA:KPPI Selidiki Perpanjangan Pengamanan Impor Evaporator
Jadi tuh kalau saya ngambil European countries, American countries gak cocok. Sampahnya udah dipilah dari dirumah, belingnya sendiri, kartonnya sendiri, sampah dapur sendiri. Udah tuh, udah dipilah tuh, udah budaya di mereka, kata Rohan dalam diskusi media di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Dia menjelaskan, karakter sampah di Indonesia dan China hampir serupa. Misalnya, pada aspek belum dipilahnya sampah dari rumah. Teknologi yang digunakan China, mampu mengolah sampah-sampah tersebut.
Di kita gabung semua kan? Nah China mirip kaya kita, jorok-jorok juga tuh masyarakatnya, dibuang aja semuanya. Nah jadi pabriknya tuh desainnya telan semua ya Pak Fadli kan, dengan energi panas sekian, lumer semualah tuh sampah basahnya ikut langsung kering, jelas dia.
Pada aspek teknologi, pengolahan di pabrik Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik (PSEL) terbilang cukup efisien. Energinya yang dihasilkan tuh untuk kilowattnya cukup bagus juga ya, China ya, efisiensinya lah ya namanya. Pokoknya secara teknis juga mereka rasio antara bakar sama dapat energinya tuh cukup bagus secara logika, urainya.
Informasi, ada dua perusahaan China yang dipilih jadi mitra program PSEL ini. Keduanya yakni Wangneng Environment Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Bekasi, Jawa Barat. Serta, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Denpasar, Bali dan Bogor Raya.

/2025/08/04/2059509624.jpg)
/2021/09/11/1184819573.jpg)
/2026/01/18/2123596038.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472850/original/077010600_1768378156-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-2.jpg)
/2017/06/14/1946894088.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3043542/original/085460400_1580992196-20200206-Penggunaan-Kantong-Plastik-Masih-Marak-di-Pasar-Tebet-IQBAL-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551851/original/080783400_1775783585-d6f42e15-61a2-4931-8543-c943cd99e82e.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723186/original/087016300_1705921832-fotor-ai-2024012218923.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805341/original/055600100_1713432002-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551467/original/045475100_1775726993-IMG-20260409-WA0168.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5547987/original/012195700_1775482007-IMG_3262.jpeg)