Jakarta – Inflasi tahunan Indonesia mengalami kenaikan pada awal 2026, namun masih dinilai berada dalam batas yang terkendali dan tidak mengganggu stabilitas ekonomi domestik. Kenaikan ini terutama dipengaruhi faktor teknis perhitungan, bukan lonjakan harga secara menyeluruh.
Tim riset ekonomi Bank Mandiri mencatat inflasi Januari 2026 mencapai 3,55% secara tahunan (year-on-year), meningkat dibandingkan inflasi Desember 2025 yang sebesar 2,92%.
BACA JUGA:Ekonomi Indonesia Dinilai Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global
BACA JUGA:Bank Indonesia Pede Inflasi 2026-2027 Turun meski Januari Tinggi
BACA JUGA:UOB: Inflasi Terkendali, Ekonomi Tetap Stabil
“Inflasi tahunan tercatat sebesar 3,55% yoy pada Januari 2026. Realisasi inflasi tahunan ini lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi Desember 2025 yang sebesar 2,92% yoy dan di atas inflasi Januari 2025 yang sebesar 0,76% yoy,” tulis laporan Office of Chief Economist Bank Mandiri, dikutip Selasa (3/2/2026)
Kenaikan inflasi tahunan ini dipengaruhi oleh efek basis rendah (low base effect) pada tahun sebelumnya. Pada periode Januari 2025, pemerintah memberlakukan diskon tarif listrik 50% yang menekan level Indeks Harga Konsumen (IHK), sehingga perbandingan tahunan di awal 2026 tampak lebih tinggi.
Secara struktural, tekanan inflasi terbesar datang dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencatat inflasi tahunan 15,22%, terutama dipicu kenaikan harga emas perhiasan.
/2025/12/13/432746519.jpg)
/2025/12/13/2147204063.jpg)
/2024/03/08/613527982.jpg)
/2025/10/21/868494903.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3906035/original/015426100_1642415540-20220117-2022-proyeksi-Ekonomi-indonesia-tumbuh-5_2-persen-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5101518/original/020188500_1737371758-Photo_Release_Hexindo__2__-_Zaxis-7G_Series_ZX490LC-7G.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5299983/original/084137800_1753857669-Menara_SMBC_Indonesia__1___2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4948540/original/061465800_1726804839-20240920-FLPP-MER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492771/original/049266100_1770184638-IMG_4402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492920/original/051382800_1770189376-f57e9c11-f616-4a5f-a101-14d2578ad343.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473091/original/035263700_1768386874-Chief_Executive_Officer__CEO__Badan_Pengelola_Investasi_Daya_Anagata_Nusantara__Danantara__Rosan_Roeslani-14_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5449146/original/064430900_1766049207-Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa_saat_Konpres_APBN-b.jpeg)