Jakarta – Indonesia Bullion Market Association (IBMA) tengah mengkaji peran bursa mineral guna memperluas akses produk emas ke pasar bursa sekaligus memperkuat ekosistem bullion di Indonesia.
Sekretaris Jenderal IBMA, Anton Sukarna, menjelaskan bahwa studi ini dilakukan untuk memetakan posisi bursa mineral, produk Exchange Traded Fund (ETF) emas, serta para pelaku industri dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
BACA JUGA:1.800 Ton Emas Warga RI Disimpan \’di Bawah Bantal\’, Nilainya Rp 4.460 Triliun
BACA JUGA:Kembangkan Ekosistem Emas, IBMA Libatkan Aspek Syariah
BACA JUGA:IBMA Petakan Industri Emas RI, Siapkan Usulan ke Pemerintah
Terkait bursa mineral, kami sedang mempelajari peran bursa ETF, industri emas, dan keseluruhan ekosistemnya secara menyeluruh, ujar Anton dalam konferensi pers peluncuran IBMA, Kamis (20/8/2026).
Anton menambahkan, instrumen emas yang sudah resmi masuk ke pasar modal saat ini adalah ETF beraset dasar (underlying) emas yang diluncurkan sepekan lalu.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IBMA Selfi Dewiyanti menilai hadirnya ETF emas merupakan sebuah terobosan penting. Ke depan, pergerakan IBMA berpotensi memicu lahirnya lebih banyak produk berbasis emas di bursa, termasuk melalui bursa komoditas.
Di bursa kita sudah punya ETF berbasis emas dan ini terobosan besar. Ketika IBMA bergerak, tentunya akan lebih banyak produk menarik yang masuk ke bursa, termasuk dari sisi komoditas, jelas Selfi.
Saat ini, IBMA masih melanjutkan kajian mendalam untuk menentukan bentuk keterlibatan bursa mineral sebelum menyampaikan arah pengembangannya secara resmi kepada publik.

/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2023/03/25/386341352.jpg)
/2026/03/10/984908556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5345823/original/061462700_1757574354-1000016136.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327954/original/075423800_1787130407-email-attachment_2026_08_19_ariefhakim-at-klyid_bahlil-godok-larangan-orang-kaya-beli-pertalite-jangan-ambil-hak-rakyat_1000413995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329286/original/019071900_1787235033-ea144ac0-5c66-423d-aa9c-ec78181bd05b__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3955060/original/018515100_1646657160-7_maret_2022-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)