Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menegaskan, tuntutan kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5% hingga 10,5% bukan asal-asalan.
Dasarnya jelas, yakni mengacu pada data inflasi resmi pemerintah. Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/2024, periode penghitungan inflasi bukan Januari–Desember 2025, melainkan Oktober tahun sebelumnya hingga September 2025.
Tentu ada alasannya menuntut kenaikan upah minimum sebesar 8,5% – 10,5% di tahun 2026. Kami menggunakan data Pemerintah yang menyatakan untuk mengukur kenaikan upah minimum itu menggunakan data inflasi pertumbuhan ekonomi dan indeks tertentu, kata Said Iqbal dalam konferensi pers, Rabu (20/8/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi dari Oktober 2024 hingga Juli 2025 tercatat 2,66%. Untuk Agustus–September 2025, data resmi memang belum keluar.
Namun, Litbang KSPI menggunakan metode regresi untuk memperkirakan tambahan inflasi minimal 0,6% pada dua bulan tersebut. Dengan demikian, total inflasi dalam periode yang relevan mencapai 3,26%.
Angka ini kemudian dijadikan salah satu komponen penting dalam menghitung kenaikan upah minimum 2026. KSPI menegaskan, perhitungan tersebut sudah sesuai formula pemerintah sendiri, bukan asumsi sepihak dari serikat pekerja.



/2025/09/05/1217165635.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321322/original/083719600_1755670277-1000073566.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303757/original/046941100_1784692099-1000383983.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173276/original/045206800_1742827097-WhatsApp_Image_2025-03-24_at_21.29.56.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8317957/original/030963700_1782185879-Pagar_Baja_Galvanis_dengan_Pilar_Batu_Alam.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943101/original/059705000_1726137610-20240912-Harga_Emas-ANg_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303845/original/091163900_1754130203-Gemini_Generated_Image_4fgq6p4fgq6p4fgq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312402/original/_of_crypto_altseason__with_colorful_altcoins__Ethereum__Solana__Dogecoin__flying_like_balloons__a_golden_mountain_with_Bitcoin_on_top__glowing_charts_in_the_background__festive_atmosphere_with__-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312570/original/013664600_1785511339-Head_Working_Group_Keuangan_dan_Permodalan_AAJI_Sisca_Wirjawan-31_Juli_2026a.jpeg)