Jakarta – Pemerintah akan memperluas hilirisasi pada 2027 dengan mendorong investasi di sektor perkebunan, kehutanan, serta minyak dan gas bumi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, hilirisasi menyumbang 29,7% dari investasi yang masuk pada semester I 2026 dengan nilai Rp 300,1 triliun.
“Kurang lebih hampir 30%, atau tepatnya 29,7% investasi yang masuk itu berasal dari sektor hilirisasi yang jumlahnya mencapai Rp 300,1 triliun,” kata Rosan di Kantor DJP, dikutip Minggu (16/8/2026).
BACA JUGA:Berkshire Hathaway Kini Genggam Saham Induk Usaha Google Rp 673 Triliun
BACA JUGA:Warren Buffett Ingin Anda Berhenti Lakukan 5 Hal Ini Terkait Uang
BACA JUGA:Pegadaian Bakal Gandeng BNI dan BTN untuk Tabungan Emas Digital
Rosan mengatakan investasi hilirisasi masih didominasi sektor mineral dengan nilai Rp 206,5 triliun.
Pemerintah akan memperbesar kontribusi sektor nonmineral karena hilirisasi perkebunan dan kehutanan memiliki potensi penyerapan tenaga kerja yang lebih besar.
Dari segi penyerapan tenaga kerja, investasi hilirisasi di bidang kehutanan dan perkebunan itu lebih besar walaupun dari segi nominalnya di bawah angka investasi di bidang mineral,” ujar Rosan.
Rosan mengatakan realisasi investasi nasional pada semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2% dan menyerap 1,4 juta tenaga kerja langsung.
Pemerintah menargetkan investasi pada 2027 mencapai Rp 2.322 triliun atau meningkat dari target 2026 sebesar Rp 2.041 triliun.
Target tersebut menjadi bagian dari sasaran investasi Rp 13.032 triliun selama periode 2025-2029.
Rosan menegaskan pemerintah akan mengarahkan investasi tidak hanya untuk mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Setiap rupiah investasi harus menciptakan lapangan pekerjaan yang baik, yang berkualitas, sekaligus juga memperbaiki kualitas hidup dari masyarakat kita,” ujar Rosan.

/2022/01/17/1214455924.jpg)
/2025/04/07/1820562195.jpg)
/2022/03/16/345494332.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5186452/original/048918200_1744607681-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_17.39.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212636/original/046415500_1746627924-20250507-Potret_Kemiskinan-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320629/original/095609000_1786360047-WhatsApp_Image_2026-08-10_at_16.20.47_2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527808/original/089132000_1691313398-drawkit-illustrations-5xlHjrzQO54-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3640465/original/051159500_1637562440-FWD3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325300/original/005232100_1786856090-ffe4190b-9526-4d6a-a7fb-a69d2d505abc.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)