Jakarta – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai pengembangan hilirisasi batu bara masih menghadapi tantangan berat karena nilai tambah yang dihasilkan belum setinggi komoditas mineral. Kondisi tersebut membuat proyek hilirisasi batu bara membutuhkan investasi besar dengan tingkat keuntungan yang relatif lebih rendah.
Direktur Hilirisasi Mineral dan Batu Bara BKPM, Rizwan Aryadi Ramadhan, mengatakan bahwa pemerintah telah menyusun peta jalan hilirisasi batu bara. Namun, secara keekonomian, produk turunan batu bara dinilai belum sekompetitif hilirisasi nikel maupun bauksit.
BACA JUGA:Investasi Jepang ke Indonesia Tembus Rp 34 Triliun di Semester I 2026
BACA JUGA:Investasi Hilirisasi Bauksit Melonjak 193%
Kalau dilihat dari nilai tambah, memang untuk turunan batu bara ini tidak terlalu besar dibandingkan dengan komoditas mineral seperti nikel atau bauksit. Nilai tambahnya tidak lebih dari 10 kali lipat dari batu baranya sendiri, ujar Rizwan usai penandatanganan MoU BEC dan KPC di Ritz-Carlton Hotel Kuningan, Jakarta, dikutip Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, proyek hilirisasi batu bara seperti pemrosesan metanol membutuhkan modal yang sangat besar. Salah satunya adalah proyek gasifikasi batu bara menjadi metanol yang nilainya diperkirakan mencapai US$ 2,3 miliar.



/2026/04/06/64963745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5069571/original/094197300_1735340037-WhatsApp_Image_2024-12-27_at_19.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4333284/original/025003700_1677053916-Pajak_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4965038/original/026893400_1728530562-000_329D4LB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)