Jakarta – Ketua Umum DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengatakan, kenaikan harga plastik otomatis bakal membuat harga tempe di pasar ikut naik. Terlebih, harga kedelai impor sudah melambung terlebih dahulu.
Lonjakan harga tempe terjadi lantaran plastik merupakan salah satu bahan baku dalam proses produksi.
BACA JUGA:Bahan Dasar Plastik, Ketahui Jenis dan Cara Membuatnya
BACA JUGA:Harga Plastik Naik, Pengeluaran Pedagang Pasar Melonjak 20%
BACA JUGA:Harga Plastik Naik Imbas Perang Iran, Siap-siap Produk Sehari-hari Ikut Mahal
Contoh, tempe itu sekarang lebih banyak menggunakan plastik dibanding daun, karena daun lebih mahal harganya. Sekarang kebalik, pasti justru (plastik) lebih mahal dibanding daun. Tempe ada kenaikan, itu pasti tuh, ujar Mansuri kepada Selasa (7/4/20269.
Kendati begitu, ia belum bisa menghitung secara pasti berapa besar harga tempe secara rata-rata bakal naik. Kalau berapa persennya saya pastikan kembali, karena tempe itu ada akumulasi. Kedelai naik, harga plastik naik, imbuh dia.
Secara umum, Mansuri menyebut bahwa kenaikan harga plastik otomatis berdampak terhadap arus kas pedagang pasar yang masih mengandalkan kresek sebagai wadah.
Soal lonjakan harga plastik yang berpengaruh terhadap pengeluaran itu berapa persen, untuk case plastik pada pedagang yang menggunakan plastik sebagai bahannya, kenaikannya hingga 20 persen pengeluarannya, terang dia.

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337098/original/074187700_1609328705-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)