Jakarta – Harga emas melonjak ke rekor tertinggi pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026. Lonjakan harga emas juga diikuti harga perak seiring ketidakpastian geopolitik dan ekonomi mendorong investor menuju aset safe haven. Di sisi main, harapan penurunan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) menambah momentum lebih lanjut.
Mengutip CNBC, Kamis (15/1/2026), harga emas di pasar spot menguat 1,1% menjadi USD 4.635,39 per ounce setelah mencapai rekor tertinggi. Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari naik 1% menjadi USD 4.644,20.
BACA JUGA:Harga Emas Meroket, Perhiasan Kini Diburu Bukan Sekadar Gaya Tapi Investasi
BACA JUGA:Daftar Harga Emas Batangan 24 Karat Antam, Pegadaian, dan Hartadinata per 15 Januari 2026, Mau Beli?
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Januari 2026: 9 hingga 24 Karat Sentuh Level Segini
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 15 Januari 2026 Kembali Cetak Rekor, Cek Daftar Lengkapnya di Sini
Semua jalan mengarah ke emas dan perak,” ujar COO Allegiance Gold, Alex Ebkarian.
Ia menuturkan, permintaan dari berbagai pembeli dan mencatat pasar berada dalam fase bullish struktural. Emas yang tidak menghasilkan bunga, biasanya berkinerja baik pada periode suku bunga rendah dan ketidakpastian yang tinggi.
Iran memperingatkan negara-negara tetangga yang menampung pasukan Amerika Serikat kalau mereka akan menyerang pangkalan Amerika Serikat (AS) jika AS campur tangan atas protes di Iran. Sementara itu, para menteri Denmark akan bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui tuntutan AS untuk mengendalikan Greenland.
Sementara itu, data menunjukkan penjualan ritel AS naik di atas ekspektasi pada November, sementara PPI memenuhi perkiraan bulanan tetapi melebihi perkiraan tahunan, menyusul angka CPI inti Desember yang lebih lemah dari perkiraan yang dirilis pada Selasa. Para pedagang terus mengantisipasi dua pemotongan suku bunga tahun ini.
Kekhawatiran atas independensi Fed tetap ada, karena para kepala bank sentral dari seluruh dunia berbaris mendukung ketua Fed Jerome Powell pada Selasa, setelah pemerintahan Trump mengancamnya dengan dakwaan pidana.
Harga perak spot naik 6,4% menjadi USD 92,53 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi.
Kami mengantisipasi beberapa volatilitas, tetapi saya melihat harga perak di USD 100 tidak berbeda dengan di USD90. Perkiraan jangka pendek kami adalah antara USD 100 hingga USD 144,” kata Ebkarian.
Ia menambahkan, logam kemungkinan akan mempertahankan tren kenaikannya sepanjang kuartal pertama.
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
/2021/09/20/1712575422.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481618/original/046441300_1769139854-6.jpg)





