Jakarta – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atau Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan melaporkan, insentif pembebasan bea masuk yang diberikan untuk barang kiriman para jemaah haji Indonesia masih minim dimanfaatkan pada keberangkatan haji di 2025.
Kepala Seksi Impor III DJBC Cindhe Marjuany Praja mencatat, dari total jemaah haji Indonesia pada 2025 sebanyak 221 ribu orang, hanya 17.232 jemaah haji yang sudah menggunakan pembebasan tarif tersebut.
BACA JUGA:Beli Handphone Baru di Tanah Suci, Jemaah Haji Wajib Daftar IMEI
BACA JUGA:Bea Cukai Jelaskan Aturan Bawa Rokok Jemaah Haji
BACA JUGA:Bawa Uang Rp 100 Juta, Jemaah Haji Wajib Lapor Bea Cukai
Jadi memang secara pemanfaatan kami melihat masih cukup sedikit kalau dibandingkan jemaah haji kita yang sekitar 221 ribu. Mungkin enggak sampai 10 persen, ujar dia dalam sesi sosialisasi secara daring, Kamis (16/4/2026).
Kendati begitu, Cindhe mewajari insentif tersebut belum banyak diketahui para jemaah haji tahun lalu. Lantaran kebijakan yang terangkum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 4 Tahun 2025 ini terbit tak lama sebelum penyelenggaraan haji.
Menurut data Ditjen Bea Cukai pada keberangkatan haji 2025, produk garmen jadi yang paling banyak dibawa pulang jemaah asal Indonesia sebagai oleh-oleh, dengan total nilai devisa lebih dari USD 900 ribu.
Secara barang ini bisa kita kategorikan, besarannya termasuk garment, karpet, blus, kemeja dan seterusnya, itu yang paling banyak. Kebanyakan abaya atau gamis untuk laki-laki, kata Cindhe.
Urutan kedua diikuti oleh produk karpet dengan nilai devisa sebesar USD 391.724, makanan kering dengan nilai devisa USD 168.241, dan parfum dengan nilai devisa USD 139.342.

/2022/10/21/103053271.jpg)
/2026/02/09/1461402910.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557371/original/075128800_1776327016-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_12.55.08__2_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538430/original/003525400_1774515167-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_14.58.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315930/original/011984600_1755179439-4a6f0e71-3a5a-4e3b-ab07-547e802acfa8.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5292912/original/064853800_1753269843-1000071138.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)