Jakarta – Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian menilai mafia pangan sering mencari celah di setiap kebiajakan strategis yang dibuat pemerintah. Meski, pemerintah menegaskan tak ada ruang bagi mafia mempermainkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Irjen Kementan, Irham Waroihan menyadari mafia pangan muncul ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan nasional. Salah satunya pada tata niaga minyak goreng di masyarakat.
BACA JUGA:Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Idul Adha 2026 Aman
BACA JUGA:Kementan Panggil Asosiasi, Harga Ayam Disepakati Rp 19.500 per Kg
BACA JUGA:Amran Endus Oknum Janjikan Proyek di Kementerian Pertanian
“Setiap ada kebijakan strategis untuk kepentingan negara dan masyarakat, mafia pangan selalu bergerak mencari celah. Termasuk dalam tata niaga minyak goreng,” ujar Irham di Kantor Kementan, mengutip keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).
Dia mengatakan pemerintah terus memperkuat tata niaga sawit dan minyak goreng agar distribusi serta pasokan kebutuhan masyarakat tetap terjaga. Contohnya melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) untuk memastikan kebutuhan dalam negeri terpenuhi.
Meski begitu, penguatan pengawasan tetap diperlukan agar implementasi kebijakan di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.
“Pengawasan harus dilakukan secara ketat mulai dari hulu sampai hilir karena ini menyangkut kepentingan rakyat banyak,” ujarnya.
Efek Jera
Irham menjelaskan, jika ditemukan praktik pelanggaran seperti penimbunan maupun permainan harga, penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur.
“Penegakan hukum harus memberikan efek jera agar praktik serupa tidak kembali terulang,” tegas Irham.
Di tengah dinamika harga pangan, Kementan meminta masyarakat tetap tenang dan percaya terhadap langkah pengawasan yang terus diperkuat.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa pemerintah akan terus mengambil langkah nyata, baik melalui pengawasan di lapangan maupun penguatan regulasi. Pemerintah tidak akan tinggal diam melawan mafia pangan,” tuturnya.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3515655/original/029070400_1626760056-20210720-Pemotongan-Hewan-Kurban-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523348/original/025470200_1772803676-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452963/original/012904600_1766463626-WhatsApp_Image_2025-12-23_at_07.57.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5085176/original/055731400_1736393185-20250108_123321.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5385925/original/080516200_1760949010-8__1_.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7154928/original/043180400_1779943597-DEV05928.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552312/original/054775400_1775806441-0L5A8486.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565100/original/085292300_1777011190-1000298571.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7174491/original/006323500_1779967509-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_16.50.34.jpeg)