Jakarta – Pemerintah berencana menerapkan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mengurangi konsumsi BBM harian. Langkah ini dinilai efektif dilakukan di tengah gejolak harga minyak mentah dunia.
Ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Eddy Junarsin melihat rencana WFH dan sekolah dari rumah mampu mengurangi konsumsi BBM harian. Mengingat lagi, ada gejolak perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yang mempengaruhi harga minyak mentah dunia.
BACA JUGA:Pemerintah Mau Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu, Rencana Berlaku Usai Lebaran
BACA JUGA:Pemerintah Kaji WFH Nasional, Bisa Hemat BBM hingga 20%
BACA JUGA:Pemerintah Akan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepakan untuk ASN dan Swasta Usai Lebaran
Langkah tersebut tepat untuk melakukan efisiensi karena semakin langka dan mahalnya BBM di tengah perang di Timur Tengah, kata Eddy saat dihubungi www.wmhg.org, Kamis (19/3/2026).
Saya kira pemerintah membuat kebijakan berdasarkan berbagai opsi yang tersedia. Pilihan penghematan BBM dengan WFH tampaknya merupakan pilihan yang paling memungkinkan di antara berbagai opsi lainnya, imbuhnya.
Eddy mengingatkan, pemerintah tak bisa sebatas mengatur konsumsi dengan WFH tadi, namun bisa ditambah dengan mencari sumber pasokan minyak dari wilayah lain.
Selain efisiensi BBM di dalam negeri, pemerintah perlu mendekati berbagai sumber minyak dunia yang tidak berada di Timur Tengah, misalnya negara-negara ASEAN dan Asia Pacific tutur dia.
Upaya mengurangi ketergantungan pada energi fosil seperti BBM juga dipandang perlu dipercepat. Untuk jangka panjang tentunya teknologi non-fossil fuel (sustainable energy) perlu dipacu agar krisis energi tidak terus terulang, tegas Eddy.
/2025/08/04/2059509624.jpg)
/2026/01/18/1891485649.jpg)
/2025/01/01/314892037.jpg)
/2022/08/04/2004827106.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5423056/original/091574600_1764051765-rang5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534694/original/030997000_1773884307-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931803/original/003038800_1724943087-WhatsApp_Image_2024-08-29_at_12.27.10.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1738534/original/068857100_1507883251-Aluminium5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2836176/original/077516600_1561369125-20190624-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534559/original/057490500_1773837252-1cf20d5f-2b83-44b4-ba72-412949427e42.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534544/original/075277300_1773836617-AirNav_Indonesia-18_Maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534564/original/007430600_1773838221-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_18.09.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4797068/original/007275100_1712476132-20240407-Pemudik_Bermotor-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3280893/original/087094900_1603879302-20201028-Bandara-Soetta-3.jpg)