Jakarta – Deru mesin mobil rombongan Menteri Pertanian (mentan) Andi Amran Sulaiman mendadak masuk ke depan gedung Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Ditjen Tanaman Pangan), di kawasan Pasar Minggu, Jakarta. Tak ada satu pun yang menyangka kedatangan salah satu anak buah Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Satpam Ditjen Tanaman Pangan, Kementan, nampak kaget, pria berbaju putih berlabel Menteri Pertanian itu tiba-tiba masuk. Satu per satu pintu ruangan dibuka Amran. Ruang rapat hingga kantor direktur disambanginya. Beberapa ruangan kosong.
BACA JUGA:Amran Sulaiman Skors Tiga Pegawai Kementan Imbas Merokok di Jam Kerja
BACA JUGA:Wamentan Saleh Mustafa Siap Sikat Mafia Pangan
BACA JUGA:Amran Tak Mau Buru-Buru Kasih Tugas Wakil Mentan Baru
Pada inspeksi mendadak (sidak) itu, Amran kemudian masuk ke sebuah ruangan yang disebut koperasi. Ada dua orang di dekat kasir, satu pembeli minum dan lainnya adalah kasir koperasi. Sementara itu, dua orang berdiri kaget dari ruang merokok, tepat di sebelah koperasi. Mereka lebih kaget ketika mendengar pertanyaan Amran.
Ruang merokok ini memang? Jam kerja merokok, begitu? Jam berapa sekarang? Istirahat jam dua (siang)? Siapa atasanmu? Panggil atasanmu semua, panggil semua, kata Amran di Ditjen Tanaman Pangan, Kementan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Amran tak menunggu bos dari tiga pegawai tersebut. Dia langsung berkeliling lagi. Dia saatnya masuk ke ruang pengadaan lelang. Yang lelang sudah e-katalog? Gak ada lagi yang titip-titip menangkan ini-menangkan ini?, tanyanya diikuti jawaban tegas kalau pegawai yang sempat terjerat kasus titip-menitip pada 2024 sudah dicopot.
Amran tak berhenti di situ. Dia masuk ke sebuah ruangan dengan tulisan \’Direktorat Perbenihan\’. Namun, tak ada seorang pun di ruangan tersebut. Merasa geram, dia meminta pejabat Ditjen Tanaman Pangan untuk menghubungi satu per satu orang-orang pengisi ruangan itu. Satpam gedung pun tak luput dari sasaran tanya Amran.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369046/original/002260600_1791461081-WhatsApp_Image_2026-10-08_at_18.39.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368377/original/068185600_1791431197-email-attachment_2026_10_08_adyanugrahadi_menteri-umkm-jadi-pengampu-ekosistem-ojol-kawal-kemitraan-dengan-aplikator_IMG_7377.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368404/original/053332500_1791433059-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466331.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)