Jakarta – MotoGP Mandalika 2026 tak hanya menjadi ajang balap motor kelas dunia, tetapi juga diposisikan sebagai penggerak ekonomi dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9-11 Oktober 2026 diperkirakan memberikan dampak ekonomi hampir Rp 5 triliun.
Deputy CEO MotoGP Sports Entertainment Group Carlos Ezpeleta mengatakan Indonesia memiliki posisi penting bagi perkembangan MotoGP di kawasan Asia. Tingginya antusiasme masyarakat dan penjualan tiket menjadi indikator kuatnya basis penggemar MotoGP di Indonesia.
BACA JUGA:Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika Dongkrak Konsumsi Avtur Hingga 48 Persen
BACA JUGA:Sekolah Alam Anak Pesisir: Program Tanggung Jawab Lingkungan Pertamina Patra Niaga di NTB
BACA JUGA:Pembalap Aprilia Diprediksi Akan Berjaya di MotoGP Indonesia 2026
“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi MotoGP. Besarnya antusiasme penggemar, termasuk tingginya penjualan tiket, menunjukkan bahwa Indonesia memiliki basis penggemar yang kuat. Kami melihat potensi yang besar untuk terus mengembangkan MotoGP di Indonesia, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga dari sisi ekonomi dan pariwisata,” ujar Carlos dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2026).
MotoGP Mandalika 2026 menjadi tahun kelima penyelenggaraan ajang tersebut di Indonesia sejak 2022. Jumlah penonton juga terus meningkat, dari 102.929 orang pada 2023 menjadi 121.252 orang pada 2024 dan mencapai 140.324 orang pada 2025.
Pertumbuhan jumlah penonton tersebut memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism. Dengan lebih dari 632 juta penggemar MotoGP di seluruh dunia dan jangkauan siaran hampir 200 negara, gelaran di Mandalika juga menjadi sarana untuk memperkenalkan destinasi wisata dan potensi ekonomi Indonesia ke pasar global.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260346/original/053716200_1781587529-Bank_Sentral_Jepang-16_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368404/original/053332500_1791433059-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466331.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368377/original/068185600_1791431197-email-attachment_2026_10_08_adyanugrahadi_menteri-umkm-jadi-pengampu-ekosistem-ojol-kawal-kemitraan-dengan-aplikator_IMG_7377.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)