Jakarta – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI membangun integrasi data ekspor hingga tingkat transaksi untuk memperkuat visibilitas perdagangan dan mengoptimalkan nilai ekonomi komoditas strategis Indonesia.
Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin menilai integrasi data tersebut relevan ketika kinerja perdagangan Indonesia menghadapi tekanan dan ketidakpastian global meningkat.
BACA JUGA:Mendag Budi: Tugas Atase Perdagangan dan ITPC Dongkrak Ekspor Pengusaha
BACA JUGA:Ekspor BYD Berbanding Terbalik dengan Penjualan di Pasar Domestik
BACA JUGA:Kemendag Tetapkan Harga Patokan Ekspor Emas USD 142.154 per Kg
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit US$ 1,61 miliar pada Mei 2026 dan kembali defisit US$ 450 juta pada Juni 2026. Defisit Mei sekaligus mengakhiri tren surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
“Pada kuartal yang baru dirilis, neraca perdagangan kita bahkan sudah tidak surplus lagi. Artinya, perlu ada refleksi dan koreksi mengenai strategi ekspor di tengah kondisi ketidakpastian global,” ujar Eddy kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
DSI membangun visibilitas atas sekitar 6.500 deklarasi ekspor sejak mulai beroperasi pada 1 Juni 2026. Transaksi tersebut memiliki nilai lebih dari US$ 14 miliar dan volume lebih dari 90 juta ton yang bergerak melalui lebih dari 50 pelabuhan di 25 provinsi menuju lebih dari 100 negara.
DSI mengintegrasikan data harga, volume, kualitas, klasifikasi Harmonized System (HS), kapal pengangkut, lokasi pengiriman, dan negara tujuan untuk memperoleh gambaran lebih utuh mengenai alur perdagangan komoditas.
Visibilitas yang tinggi merupakan hal yang relevan dan pivotal karena dapat memperkuat transparansi, objektivitas, dan kepastian dalam hal kuantitas, lokasi tujuan, perpajakan, dan aspek lainnya,” kata Eddy.

/2026/04/21/554952456.jpg)
/2017/01/20/1509762729.jpg)
/2022/09/23/947823179.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569336/original/055015700_1777438671-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5277965/original/072538000_1752051227-AP25190063457589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4153881/original/025665000_1662869244-074524600_1662525745-039908300_1657673249-0000489009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420194/original/096245700_1763728465-IMG_0140.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458471/original/078083500_1621321945-20210518-Harga-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552280/original/064193900_1775805339-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293736/original/020014800_1783747097-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_17_56_PM.jpg)