Jakarta – Menteri Pertanian/Andi Amran Sulaiman memastikan harga daging sapi stabil pada ramadan dan Lebaran Idulfitri 2026. Amran tak segan menindak pelanggaran harga yang membuat daging sapi mahal di pasaran.
Pemerintah sepakat mematok Rp 55.000 per kilogram (kg) sapi hidup ke tempat potong hewan. Adapun HAP tingkat produsen dan HAP tingkat konsumen untuk daging ruminansia telah diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024. HAP tingkat produsen sapi hidup ditetapkan di Rp 56.000 sampai Rp 58.000 per kg.
BACA JUGA:Bulog Tak Impor Daging Beku untuk Ramadan dan Lebaran 2026
BACA JUGA:Pedagang Daging Tak Lagi Mogok Jualan, Ini Alasannya
BACA JUGA:Pengusaha Bantah Mainkan Harga Daging, Begini Penjelasannya
BACA JUGA:Harga Pangan Hari Ini 24 Januari 2026: Harga Daging Sapi Melonjak
Kami cek, masih di bawah HAP. Rp 55.000 per kilogram. HAP-nya Rp 56.000 per kilogram. Kalau ada aku temukan di antara (pemegang kuota impor sapi/kerbau bakalan) 700 ribu ekor, ini perusahaannya 80 perusahaan, aku temukan (melanggar HAP), aku cabut izinnya, kata Amran, mengutip keterangan resmi, Sabtu (24/1/2026).
Sementara HAP tingkat konsumen untuk daging sapi segar/chilled paha depan Rp 130.000 per kg, segar paha belakang Rp 140.000 per kg, paha depan beku Rp 105.000 per kg, dan daging kerbau beku Rp 80.000 per kg.
Selama kami masih menteri, tidak akan mungkin dia masuk lagi, (untuk) bisa impor. Kita ini sudah berbaik melayani, kami ini pelayan rakyat. Kami melayani semua. Melayani konsumen, melayani produsen, melayani semua. Ini perintah Bapak Presiden. Stabilkan harga. Titik, ungkap Amran.
Dalam Proyeksi Neraca Pangan Daging Sapi/Kerbau per 6 Januari 2026, proyeksi ketersediaan stok secara nasional sampai Idulfitri di Maret mendatang masih mencukupi. Stok awal tahun 2026 berada di 41,7 ribu ton. Kemudian produksi dalam negeri ditambah hasil potong sapi/kerbau bakalan impor selama 3 bulan nanti dapat mencapai 125,2 ribu ton. Sementara estimasi realisasi impor Januari sampai Maret 18,5 ribu ton.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481618/original/046441300_1769139854-6.jpg)



/2025/12/09/1951891581.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)