Jakarta – Kebutuhan rekonstruksi dan pemulihan di Gaza menembus angka fantastis, yakni mencapai US$ 71,5 miliar atau sekitar Rp 1,28 kuadriliun (dengan asumsi kurs Rp 17.920 per dolar AS). Nilai tersebut diproyeksikan masih akan terus membengkak seiring berlanjutnya konflik.
Angka tersebut terungkap dalam laporan terbaru United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).
BACA JUGA:Indonesia Desak Pemulihan Gaza Segera Dimulai
BACA JUGA:Hadir Lewat Video di Sidang Umum PBB, Presiden Palestina Tagih Janji Trump
BACA JUGA:Pulihkan Gaza, Board of Peace Trump Siapkan Rp 43,8 Triliun
Sistem struktural akibat 59 tahun pendudukan Israel telah secara sistemik menghambat ekonomi Palestina, tulis laporan tersebut, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (25/9/2026).
UNCTAD menyebut ekonomi Gaza kini mengalami krisis paling parah dalam sejarah dunia. Melemahkannya produktivitas dan meluasnya kemiskinan telah memaksa masyarakat setempat bergantung penuh pada bantuan kemanusiaan eksternal.
Sejak operasi militer berskala besar meluas pada Oktober 2023, sebanyak 92% unit usaha ekonomi di Gaza tercatat rusak atau hancur total. Dampaknya, tingkat pengangguran melonjak drastis dengan lebih dari 90% penduduk usia kerja di Gaza kini kehilangan pekerjaan.
Di seluruh Wilayah Palestina yang Diduduki, ratusan ribu lapangan kerja lenyap, menghapus pendapatan tenaga kerja kumulatif hingga US$ 2,8 miliar atau setara Rp 50,1 triliun. Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Gaza bahkan anjlok 83% dibandingkan 2022, menjadi hanya US$ 212 (Rp 3.798.510) per tahun atau setara US$ 0,58 (Rp 10.392) per hari.
/2025/11/03/156111305.jpg)
/2023/11/20/1596168069.jpg)
/2026/06/02/538118157.jpg)
/2020/11/08/423420972.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358325/original/051824300_1790331249-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_1.12.23_PM.jpeg)








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558212/original/043696300_1776409719-Jenis_Perhiasan_Emas_yang_Tidak_Rugi_Dibeli_Sekarang_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762385/original/086524100_1709622778-fotor-ai-2024030514119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)