Jakarta – Dalam sebuah riset, Widerøe dinyatakan sebagai maskapai termahal di Eropa, sedangkan Wizz Air menjadi maskapai termurah. Riset oleh AirAdvisor, sebuah layanan layanan kompensasi penerbangan dan bagasi global, mengukur pendapatan penumpang yang didapat tiap kilometer penerbangan per kursi (RASK) oleh 23 maskapai Eropa. Riset itu mendapati maskapai yang lebih kecil biasanya lebih mahal.
Melansir Euro News, Rabu (2/9/2026), data ini merupakan indikasi berapa biaya yang penumpang bayar kepada maskapai berkaitan dengan jarak tempuh dan jumlah kursi. Mereka juga menghitung biaya ekstra seperti biaya bagasi dan tempat duduk, tidak hanya biaya tiket yang dipasarkan. Jadi, semakin tinggi RASK-nya, semakin mahal pula maskapainya. Sampel data AirAdvisor adalah maskapai berskala besar, nasional terkemuka, dan regional yang terkenal.
BACA JUGA:IKEA Pasang Diskon Produk di Eropa, Habiskan Rp 24,6 triliun
BACA JUGA:Tutup 14 Tahun, Denmark Buka Kembali Kedutaan di Suriah
BACA JUGA:Harga Gas Eropa Melonjak ke Level Tertinggi Sejak 2023
BACA JUGA:Kisah Raja Harald V, dari Pelarian Perang hingga Pemersatu Norwegia
AirAdvisor mengungkap alasan maskapai kecil bisa punya harga lebih mahal.
Itu karena maskapai tersebut memiliki biaya operasional lebih tinggi per penumpang akibat terbang dengan rute lebih sedikit, mengoperasikan armada lebih kecil, dan seringkali memiliki tujuan terpencil atau dengan permintaan rendah,” ujar AirAdvisor.
Dengan kursi lebih sedikit untuk dijual dan kompetisi lebih sedikit di sebagian besar rute, harga tiket umumnya lebih mahal, AirAdvisor menambahkan.
Menurut mereka, ini tidak bersifat universal, dan setiap orang harus melakukan riset sendiri. Namun, dari perbandingan tahunan dari 2024 dan 2025 ditemukanRASK sebagian besar maskapai telah menurun. Dari 14 maskapai yang AirAdvisor dapat akses data tahunannya, hanya lima yang naik, sedangkan sisanya merosot.

/2026/01/21/748613643.jpg)
/2026/05/11/461819512.jpg)
/2026/04/21/554952456.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299935/original/098675900_1753856493-kope1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5277965/original/072538000_1752051227-AP25190063457589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420194/original/096245700_1763728465-IMG_0140.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4151491/original/074141100_1662635695-Kenaikan-Harga-Beras-Imbas-BBM-Iqbal-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6914551/original/007893700_1779685083-Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK___Friderica_Widyasari_Dewi-25_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338026/original/049980200_1788273977-1000427123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337569/original/022384300_1788250501-Foto_1_-_Liputan6.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333302/original/015287500_1787741575-gb6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338027/original/083819600_1788273977-1000427216.jpg)