Jakarta – Bandara Internasional Dubai mempertahankan posisi sebagai bandara internasional tersibuk di dunia pada 2025. Hal itu menandai bandara tersebut sebagai bandara tersibuk di dunia dalam tiga tahun berturut-turut.
Volume kursi bandara untuk 2025 tumbuh 4% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 62,4 juta, melampaui 2019 sebesar 16%. Yang menarik, bandar aini melampaui bandara internasional tersibuk kedua dengan selisih 13,5 juta kursi. Demikian berdasarkan data platform OAG yang rilis 15 Januari 2026, dikutip dari Strait Times, Minggu, (18/1/2026).
Di posisi kedua, ditempati Bandara Heathrow London. Bandara tersebut mencatat kenaikan volume kursi sebesar 1% menjadi 49 juta, naik 4% dari 2019.
Bandara Internasional Incheon di Seoul, Korea Selatan mempertahankan posisi ketiga dengan 43 juta kursi, naik 3% dari tahun sebelumnya dan 2% dari 2019.
Bandara Changi menjadi bandara internasional tersibuk keempat. Bandara itu mencatat volume kursi sebesar 42,6 juta pada 2025, naik 3% dari tahun sebelumnya, berdasarkan laporan OAG tentang bandara tersibuk di dunia pada 2025.
Hal ini membawa kapasitas Bandara Changi kembali sejalan dengan tingkat pra-Covid-19 pada tahun 2019, kata laporan tersebut, yang menghasilkan peringkat berdasarkan kapasitas terjadwal dan jumlah kursi untuk rute penerbangan internasional.
Bandara Internasional Hong Kong mencatat pertumbuhan tahunan terbesar di antara 10 bandara internasional tersibuk, volume kursinya tetap 14% di bawah level 2019. Volume kursi itu naik 12% dari tahun ke tahun menjadi 38,7 juta kursi pada 2025, dan berada di posisi delapan.
Bandara Istanbul yang menempati peringkat keenam sebagai bandara internasional tersibuk, mencatatkan pertumbuhan paling tajam dibandingkan 2019. Volume kursinya melonjak 27% dari 2019 menjadi 41,2 juta pada 2025 menandakan kebangkitannya sebagai pusat global utama, demikian disampaikan OAG. Angka itu juga naik 7% dari 2024.
Berikut 10 bandara tersibuk di dunia berdasarkan versi OAG pada 2025:
- Bandara Internasional Dubai, Dubai: 62,4 juta kursi
- Bandara Heakthrow, London: 49 juta kursi
- Bandara Internasional Incheon, Seoul: 43 juta kursi
- Bandara Changi, Singapura: 42,6 juta kursi
- Bandara Amsterdam Schiphol, Amsterdam: 41,3 juta kursi
- Bandara Istanbul, Istanbul: 41,2 juta kursi
- Bandara Charles de Gaulle, Paris: 39,6 juta kursi
- Bandara Internasional Hong Kong, Hong Kong: 38,7 juta kursi
- Bandara Internasional Frankfurt, Frankfurt: 36,4 juta kursi
- Bandara Internasional Hamad, Doha: 32,7 juta kursi
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418026/original/021867400_1763561355-mobil_listrik.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199953/original/079472700_1666414770-NFT.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5353800/original/092561100_1758181754-AP25260701556257.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476381/original/049737700_1768738297-KAI_batalkan_sejumlah_perjalanan_kereta_penumpang_dan_barang_imbas_banjir-2.jpeg)