Jakarta – China menyuntikkan dana puluhan miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk delapan bank dan perusahaan asuransi milik negara. Langkah China ini untuk memperkuat sistem keuangan negara serta mendorong ekonomi yang sedang melambat.
Mengutip BBC, Senin, (7/9/2026), Kementerian Keuangan China menyuntikkan dana dengan total 360 miliar yuan atau US$ 53,6 miliar. Nilai itu sekitar Rp 947,16 triliun (asumsi yuan terhadap rupiah di kisaran 2.631), demikian berdasarkan lapora kantor berita negara Xinhua.
BACA JUGA:Baju Sekali Pakai Jadi Tren di China, Harga Mulai Rp 26 Ribu
BACA JUGA:Tawarkan Jasa Garuk Punggung, Pria di China Raup Rp 263 Juta
Laporan itu menyebutkan, langkah ini akan membantu lebih meningkatkan kemampuan operasional yang sehat, ketahanan terhadap risiko serta kemampuan untuk melayani sektor ekonomi riil.
Langkah ini merupakan upaya terbaru Beijing untuk memulihkan kembali ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut di tengah berbagai tantangan, termasuk ketegangan perdagangan dengan Barat, dampak konflik terkait Iran, dan penuaan populasi.
Paket dana ini akan memperkuat kondisi keuangan tiga bank besar dan lima perusahaan asuransi, termasuk Industrial and Commercial Bank of China, Agricultural Bank of China, dan China Export & Credit Insurance Corporation.
Media pemerintah Global Times menyebutkan, langkah ini akan memberikan lebih banyak sumber daya bagi bank dan lembaga keuangan untuk disalurkan sebagai kredit bagi ekonomi riil, sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi guncangan eksternal di tengah ketidakpastian keuangan global.
Presiden Xi Jinping sejak lama memandang stabilitas keuangan sebagai kunci bagi keamanan nasional China.
Pengumuman akhir pekan ini muncul saat Beijing berupaya mengubah struktur ekonominya dalam menghadapi sejumlah tantangan, seperti menyusutnya angkatan kerja serta persaingan perdagangan dan teknologi yang terus berlanjut dengan Amerika Serikat.
/2026/03/26/104302596.jpg)
/2026/01/30/780510649.jpg)
/2026/03/17/1361567992.jpg)
/2023/10/25/1373227814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4530306/original/071191800_1691485273-Minuman-Kemasan-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339935/original/000619700_1788436286-APINDO-3_September_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341035/original/041483400_1788575408-MaySari_Binaan_BRI_33.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337494/original/017234100_1788247802-1001619241.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342027/original/069175700_1788745138-169a1d37-c156-4053-b782-8bb1d413df23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027995/original/012021400_1732861121-fotor-ai-20241129131659.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6511442/original/025844100_1779370993-ChatGPT_Image_May_21__2026__08_43_00_PM.jpg)