Jakarta – Kanada dan China menyepakati kesepakatan perdagangan awal yang mencakup penurunan tarif kendaraan listrik (EV) dan kanola. Kesepakatan ini menjadi langkah pemulihan hubungan dagang kedua negara, bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Kanada Mark Carney ke China, kunjungan pertama PM Kanada sejak 2017.
Melansir CNBC International, Minggu (18/1/2026), melalui kesepakatan tersebut, Kanada akan membuka impor hingga 49.000 kendaraan listrik asal China dengan tarif 6,1% berdasarkan skema negara yang paling disukai. Kebijakan ini menggantikan tarif 100% yang diterapkan pada 2024 di era mantan Perdana Menteri Justin Trudeau. Pada 2023, China mengekspor 41.678 kendaraan listrik ke Kanada.
BACA JUGA:China Terapkan Aturan Ketat Baterai Bekas Mobil Listrik Mulai April 2026
BACA JUGA:[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Sanya, Pantai, Rusia dan Motor Listrik
BACA JUGA:China Intensifkan Kampanye Anti Korupsi, 69 Pejabat Senior Ditindak Disipliner
Ini adalah kembalian ke tingkat sebelum gesekan perdagangan baru-baru ini, tetapi di bawah kesepakatan yang menjanjikan lebih banyak bagi warga Kanada,” kata Carney kepada wartawan. Ia kemudian mengatakan kuota akan meningkat secara bertahap, mencapai sekitar 70.000 kendaraan dalam lima tahun.
Agar Kanada dapat membangun sektor kendaraan listrik (EV) yang kompetitif, kita perlu belajar dari mitra inovatif, mengakses rantai pasokan mereka, dan meningkatkan permintaan lokal,” kata Carney.
Langkah pelonggaran tarif EV ini berbeda dengan kebijakan Amerika Serikat dan menuai kritik dari sejumlah pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump. Namun Trump secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah Carney.
Itulah yang seharusnya dia lakukan. Merupakan hal yang baik baginya untuk menandatangani kesepakatan perdagangan. Jika Anda bisa mendapatkan kesepakatan dengan Tiongkok, Anda harus melakukannya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
Dampak ke Sektor Agribisnis
Kesepakatan ini menuai kritik dari Perdana Menteri Ontario Doug Ford.
Pemerintah federal mengundang banjir kendaraan listrik murah buatan China tanpa jaminan nyata investasi yang setara atau segera dalam ekonomi Kanada, sektor otomotif, atau rantai pasokan,” katanya dalam sebuah unggahan di X.
Sebelumnya, China memberlakukan tarif atas lebih dari US$2,6 miliar produk pertanian dan pangan Kanada, termasuk minyak, tepung, dan biji canola, yang berdampak pada penurunan impor Kanada ke China sebesar 10,4% pada 2025.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476381/original/049737700_1768738297-KAI_batalkan_sejumlah_perjalanan_kereta_penumpang_dan_barang_imbas_banjir-2.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199953/original/079472700_1666414770-NFT.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5353800/original/092561100_1758181754-AP25260701556257.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4804767/original/068099800_1713407839-penumpang_di_bandara.jpg)