Jakarta – Langkah tegas diambil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam membenahi internal jajarannya. Amran resmi mencopot 14 pejabat dari eselon I hingga eselon III karena diduga terlibat praktik korupsi bernilai miliaran rupiah. Menariknya, salah satu dari jajaran pejabat yang dicopot tersebut ternyata merupakan keluarga dekat Amran sendiri.
Amran mengaku sempat ada pihak yang membujuknya agar membatalkan pembebasan tugas dan menggantinya dengan hukuman mutasi. Namun, usul tersebut tegas ia tolak.
BACA JUGA:Mentan Telepon Bos Bulog: Bantuan Rp 100 Miliar Meluncur ke Korban Gempa NTT
BACA JUGA:Mentan Amran Lantik Puluhan Pejabat, Soroti Korupsi hingga Main Proyek
BACA JUGA:Buruh Tani Bisa Dapat Bantuan Traktor, Mentan Janji Ubah Aturan
Saya tahu di antara yang dicopot, ada keluarga dekat saya, tapi tidak ada keluarga dalam birokrasi. Kalau itu terjadi, itu semena-mena orang, enggak boleh. Disisip lagi kemarin, \’kalau bisa Pak, dimutasi saja,\’ enggak, nonjob, ungkap Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Walaupun sangat menghormati nilai kekeluargaan, Amran menegaskan tidak ada toleransi bagi pelanggar hukum di lingkungan Kementan, sekalipun memiliki hubungan darah darinya.
Ada salah satu keluarga dekat saya, tapi ini dilakukan atas nama negara, di sini kita harus adil pada mereka, meritokrasi, merit system, tegasnya.
Karena kalau tidak, kita sama juga kalau beternak kejahatan membiarkan kejahatan terjadi di Kementerian Pertanian. Olehnya itu, kami mengambil langkah tegas 14 orang, ada eselon 1, eselon 2, dan eselon 3, semua nonjob mulai hari ini, sambung Amran.

/2022/04/26/1849894064.jpg)
/2026/04/16/1396253509.jpg)
/2024/12/29/312376881.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326800/original/073275500_1787036746-1000412692.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324491/original/040483600_1786709302-email-attachment_2026_08_14_dimaswicaksana_pemerintah-bakal-tertibkan-kopdes-merah-putih-termasuk-yang-ada-di-pegunungan_IMG_20260814_172146_939.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547796/original/037439600_1775471566-5a30db31-a405-4d32-ac64-4d8bd20e48bc.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192693/original/032314600_1595929325-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103061/original/071480700_1658923819-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762652/original/074745500_1709631297-fotor-ai-20240305163351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)