Jakarta – Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti membagikan pengalaman uniknya saat memberikan uang Lebaran kepada anak-anak menggunakan QRIS. Momen ini menjadi bukti nyata bagaimana tren pembayaran digital mulai menggeser kebiasaan membagi-bagikan uang tunai dalam kehidupan sehari-hari.
Destry menceritakan, kepraktisan QRIS membuat tradisi bagi-bagi THR kini bisa dilakukan langsung via ponsel. Anak-anak cukup menunjukkan kode QRIS di layar ponsel mereka untuk menerima transfer dari orang tua.
BACA JUGA:Diakui Dunia, QRIS Sabet Penghargaan di New York
BACA JUGA:Transaksi QRIS Tumbuh 67%, Penggunanya Seperempat Penduduk Indonesia
Kalau Lebaran kan biasanya kan anak-anak kita kasih ini ya. Uang gitu Pak ya. Sekarang ini karena QRIS itu sudah bisa. Jadi di HP-nya dia punya QRIS-nya dia. Dia tinggal tunjuk HP kalau minta uang sama orang tuanya, kata Destry dalam konferensi pers FEKDI X IFSE 2026 di Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Pergeseran gaya hidup ini terjadi seiring pesatnya adopsi pembayaran digital di tengah masyarakat. Saat ini, pengguna QRIS telah menembus angka 67 juta orang atau setara seperempat total penduduk Indonesia.
QRIS, kalau kita lihat sekarang penggunanya sudah 67 juta. Artinya sudah 1 per 4 dari penduduk Indonesia menggunakan QRIS, ujar Destry.
Masifnya penggunaan transaksi digital ini lambat laun mulai menekan kepopuleran uang tunai. Menurut Destry, masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi secara nontunai di berbagai kesempatan, termasuk saat berbelanja di pasar tradisional.
Jadi tentu saja kalau kita lihat karena banyak menggunakan sistem digital sehingga penggunaan cash kan terbatas. Jadi kita bisa lihat di beberapa event kalau kita sekarang belanja di pasar itu mereka lebih suka pakai QRIS kan ketimbang uang cash, kata Destry.
/2025/05/26/1577929556.jpg)
/2026/06/02/986617557.jpg)
/2026/05/25/915695055.jpg)
/2026/05/18/585199521.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356767/original/013627700_1790220690-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_10.21.532.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356062/original/039340300_1790152023-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_15.24.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355718/original/082858700_1790140478-1000451358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356434/original/048655800_1790167180-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_19.30.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6395418/original/051468300_1779270437-marques-thomas-9kLMhtpG0Bw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356435/original/065641400_1790167220-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_19.30.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301817/original/078982400_1784520745-Wakil_Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Hanif_Faisol_Nurofiq-20_Juli_2026a.jpg)