Jakarta – Miliarder pemilik Berkshire Hathaway, Warren Buffett memiliki cara unik mendidik anaknya. Ia membiarkan ketiga anaknya tidak lulus kuliah dan membebaskan mereka untuk memilih jalan hidupnya. Buffett juga mengajarkan mereka untuk tidak bergantung dengan kekayaan dalam hidup.
Mengutip Yahoo! Finance, Selasa (4/8/2026), Buffett tidak mendorong anak-anaknya ke bidang karier tertentu, pekerjaan bergengsi, maupun gelar sarjana hanya karena ekspektasi orang lain. Namun, dia juga ingin mereka untuk membuat pilihannya masing-masing dibanding bergantung dengan kekayaannya.
BACA JUGA:Warren Buffett Ungkap Jadi Penggagas Investasi Berkshire di Alphabet
BACA JUGA:Warren Buffett Alihkan Donasinya dari Bill Gates ke Orang Ini
BACA JUGA:Warren Buffett Nilai Ketua The Fed Kevin Warsh Bakal Berupaya Raih Target Inflasi
BACA JUGA:Miliarder Warren Buffett Setop Donasi ke Yayasan Amal Bill Gates
Tidak satupun dari anak Buffett yang memiliki gelar sarjana. Anak perempuannya, Susie, jadi yang paling mendekati, dengan sisa tiga kredit sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti. Kedua saudaranya, Howard dan Peter, juga berhenti kuliah sebelum kelulusan.
Kalau kredit kelas anak-anakku digabung, pasti jadi satu gelar sarjana,” canda Buffett.
Alih-alih menghukum mereka karena tidak mengejar gelar sarjana, Buffett mendukung anak-anaknya untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, suatu cara yang mungkin terdengar tidak cocok dengan statusnya sebagai keluarga miliarder.
Buffett Lebih Mementingkan Tujuan Dibanding Gelar
Susie mengatakan, ingatan paling awal yang dapat diingat tentang ayahnya adalah percakapan tentang peluang, termasuk beberapa opsi karir yang tersedia untuk perempuan masa itu.
Saya masih ingat dia duduk di meja makan membicarakan tentang sedikitnya pilihan pekerjaan untuk perempuan kala itu: perawat, guru, dan sekretaris,” ujar dia di sebuah wawancara dengan FOX Business.
Dibanding dengan mendikte anaknya tentang karier apa yang harus mereka jalani, Buffett memberi mereka ruang untuk mencari tahu sendiri.



/2026/02/18/395790444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315673/original/004185900_1785850263-Menteri_PKP__Maruarar_Sirait-4_Agustus_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5115685/original/038623600_1738316872-IMG-20250131-WA0010.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4568454/original/005043500_1694165723-1New.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315223/original/043172600_1785831791-Depositphotos_798181352_L.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)