Jakarta – Cadangan emas bank sentral dunia terus bertambah. Pada Agustus 2026, bank sentral global mencatat pembelian bersih emas sebanyak 39 ton, dengan China, Uzbekistan, dan Polandia menjadi pembeli terbesar.
World Gold Council (WGC) mencatat pembelian tersebut melanjutkan tren akumulasi emas oleh bank sentral yang berlangsung sepanjang tahun. Hingga Agustus 2026, pembelian emas bank sentral secara global mencapai 170 ton.
BACA JUGA:Patung Trump Telanjang Berlapis Emas Dipamerkan di Parlemen Eropa
BACA JUGA:China Tambah Cadangan Emas untuk 23 Bulan Beruntun
BACA JUGA:Melesat 641%, Transaksi Emas Digital Tembus Rp 299 Triliun
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian 8 Oktober 2026: Cek Antam, UBS, dan Galeri24
Senior Research Lead WGC untuk kawasan Asia Pasifik, Marissa Salim, mengatakan aktivitas pembelian emas masih dipimpin sejumlah bank sentral yang secara konsisten menambah cadangannya.
Bank sentral global masih berada di jalur akumulasi emas pada Agustus, dengan pembelian bersih yang dilaporkan mencapai 39 ton, tulis Salim dikutip dari Kitco, Kamis (8/10/2026).Â
Pembeli emas besar dan konsisten pada 2026 terus melakukan aktivitasnya pada bulan tersebut, dengan China memimpin, diikuti Uzbekistan dan Polandia, lanjutnya.
Menurut Salim, pola pembelian tersebut menunjukkan bahwa penambahan emas menjadi bagian dari strategi cadangan jangka panjang sejumlah negara, bukan semata-mata keputusan investasi dalam jangka pendek.
WGC mencatat perbedaan pembelian antarbulan dapat dipengaruhi kondisi pasar, kebutuhan likuiditas, serta waktu pelaksanaan kebijakan masing-masing negara.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369065/original/062582400_1791464588-restored-photo-1791464445461-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368377/original/068185600_1791431197-email-attachment_2026_10_08_adyanugrahadi_menteri-umkm-jadi-pengampu-ekosistem-ojol-kawal-kemitraan-dengan-aplikator_IMG_7377.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368404/original/053332500_1791433059-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466331.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)