Jakarta – Hobi yang ditekuni secara konsisten bisa berkembang menjadi peluang usaha. Hal itu dialami EKKYTA, usaha kreatif asal Semarang yang bermula dari kegemaran merajut hingga kini mampu memasarkan produknya ke berbagai daerah bahkan menjangkau pasar ekspor melalui pihak ketiga.
Perjalanan EKKYTA dimulai pada 2011. Ketekunan mengolah benang kemudian melahirkan beragam produk handmade, mulai dari basket rajut karakter hingga tas makrame yang menawarkan keunikan, ketahanan, dan nilai estetika.
BACA JUGA:Berawal dari Warung Sederhana, BRILink Agen Erni Kini Layani 6.000 Transaksi per Bulan
BACA JUGA:Bersama Mobile Legends: Bang Bang, BRI Junio Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus Penuh Benefit
BACA JUGA:BRI PRIORITAS Tawarkan Pilihan Reksa Dana untuk Bantu Nasabah Capai Tujuan Finansial
Pengembangan produknya tidak berhenti pada satu teknik. EKKYTA terus melakukan eksplorasi, termasuk memanfaatkan limbah kain perca menjadi karya yang tetap fungsional dan memiliki karakter.
Seiring perkembangannya, pemasaran produk EKKYTA telah menjangkau konsumen lokal, antarkota, antarpulau, hingga ekspor melalui pihak ketiga.
Owner EKKYTA Indah Prihatiningsih mengatakan, perjalanan bisnis tersebut memang berawal dari kegemarannya merajut.
“EKKYTA berawal dari hobi merajut yang kemudian berkembang menjadi sebuah usaha kreatif. Berbekal semangat belajar, saya terus mengeksplorasi berbagai teknik dan inovasi rajut untuk menciptakan produk yang unik, estetik, serta memiliki nilai jual tinggi. EKKYTA mulai mengenal linkumkm by BRI melalui Rumah BUMN (RB) Semarang saat mengikuti berbagai program pelatihan,” ujarnya.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1210055/original/024586000_1461203113-FOTO_LIPUTAN6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368377/original/068185600_1791431197-email-attachment_2026_10_08_adyanugrahadi_menteri-umkm-jadi-pengampu-ekosistem-ojol-kawal-kemitraan-dengan-aplikator_IMG_7377.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368404/original/053332500_1791433059-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466331.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)