Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional Serikat Pekerja Nasional (SPN), Iwan Kusmawan menjamin ritel modern bisa berjalan berdampingan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Keduanya pun dipandang bukan menghadirkan sebuah persaingan.
Iwan menjelaskan, ritel seperti Alfamart-Indomaret tetap bisa buka seperti biasa meskipun ada KDKMP. Pasalnya, keduanya punya karakteristik berbeda sehingga bukan merupakan persaingan usaha langsung.
BACA JUGA:Cara Menjaga Ketersediaan Barang di Minimarket Koperasi, Rahasia Rak Selalu Terisi
BACA JUGA:OJK Bongkar Praktik Himpun Dana Ilegal Koperasi Bahana Lintas Nusantara
BACA JUGA:Alfamart Tak Khawatir dengan Koperasi Merah Putih, Segmen Pasar Beda
BACA JUGA:Kebutuhan Susu MBG Tembus 4,8 Miliar Kemasan, Industri Diminta Gandeng Koperasi
Bisa (berdampingan). Kenapa? Ini kan bukan dalam konteks persaingan usaha, yang sangat penting itu, kenapa muncul tiba-tiba atau muncul dari program nasionalnya Pak Presiden pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, latar belakangnya apa, ini yang harus dijelaskan kepada masyarakat, tutur Iwan saat dihubungi dikutip Senin (8/6/2026).
Dia mengamini, KDKMP dihadirkan untuk menyelesaikan persoalan akses pupuk hingga bahan bakar. Misalnya, bagi kelompok petani dan nelayan atas kebutuhan-kebutuhan hariannya.
Kebutuhan rumah tangga sehari-hari misalnya karena jauh dari pantai, jauh dari pertanian, misalnya untuk masuk ke kecamatan. Nah ini dimudahkan kan (oleh Kopdes), tegas dia.
Di sisi lain, Iwan melihat dari aspek legalitas perizinan usaha, Alfamart-Indomaret dan Kopdes Merah Putih punya hal yang berbeda signifikan. Perizinan ritel moderen berupa perseroan terbatas (PT), sementara Kopdes merupakan koperasi.
Jadi jangan dikategorikan ini persaingan bisnis, enggak ada. Karena lebih lahirnya dulu Indomarco atau Indomaret dan Alfamat ketimbang Koperasi Desa Merah Putih. Ini yang harus dibicarakan secara konkret, duduk bersama, tutur Iwan.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4384996/original/071120700_1680741641-IMG-20230405-WA0031.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8081766/original/010344300_1780927995-A21E2F91-5C8B-4922-8C08-0F4BC950ADCF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1115402/original/035378100_1453179673-20160119-Buruh-Tembakau-AFP1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501299/original/046882700_1770893216-1000717352.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2889634/original/024713600_1566465083-20190822-BI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128632/original/6000_1739254916-DALL__E_2025-02-11_13.21.11_-_A_futuristic_and_dynamic_digital_illustration_of_a_Shiba_Inu_dog_as_a_cryptocurrency_meme_token._The_Shiba_Inu_has_a_confident_and_playful_expression_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302027/original/031341800_1753970046-Gemini_Generated_Image_8k5rmv8k5rmv8k5r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)