Jakarta – Serikat buruh dan pekerja akan menggelar perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta hari ini. Peringatan ini akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto.
Dalam peringatan tersebut, buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menyampaikan 11 isu utama kepada pemerintah.
BACA JUGA:Ngos-ngosan Dapat Rp150 Ribu, Driver Ojol Menanti Janji Potongan 8 Persen
BACA JUGA:Terungkap Ada Pihak yang Berencana Buat Kerusuhan Saat Hari Buruh di Jakarta
BACA JUGA:Kericuhan Saat Hari Buruh di Tamansari Bandung Mereda, Jalan Kembali Dibuka
Adapun 11 isu yang akan dibawa dalam perayaan May Day meliputi pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Selain itu, buruh juga mendorong reformasi pajak, termasuk kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak menjadi Rp 7,5 juta serta penghapusan pajak terhadap tunjangan hari raya (THR), jaminan hari tua, pesangon, dan pensiun. Isu lainnya adalah pengesahan RUU perampasan aset untuk pemberantasan korupsi, perlindungan industri tekstil, produk tekstil (TPT), nikel, dan semen dari ancaman PHK, serta moratorium industri semen akibat kelebihan pasokan.
KSPI juga menuntut ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 terkait perlindungan pekerja perempuan dari kekerasan di tempat kerja, revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial, penurunan potongan tarif ojek online menjadi 10 persen, serta pengangkatan tenaga honorer atau P3K paruh waktu menjadi ASN penuh waktu.
“Itulah sebelas isu dan semuanya adalah isu yang ada di KSPI, anggota KSPI dan juga tentu rakyat umum,” ujar Predisen KSPI Said Iqbal.



/2024/06/12/2123675605.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5205447/original/047416500_1746084044-20250501-Prabowo_Hari_Buruh-ANG_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567344/original/027102800_1777276444-WhatsApp_Image_2026-04-27_at_14.16.33.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762787/original/061059400_1709635135-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569336/original/055015700_1777438671-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4465765/original/043413400_1686728194-Gedung_Kemenkeu_Jakarta.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570481/original/055024800_1777527657-IMG_4124.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571098/original/071261400_1777603175-96a28de4-3f2c-4fb5-8afe-8e57ce6a425f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3058580/original/084519300_1582520724-c10cd121f6fe3f1e5d45bce671a02f480d0b4c2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)