Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,29% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal II-2026. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi melaju positif di seluruh wilayah, namun ada beberapa kawasan yang mencatatkan kinerja tertinggi di tingkat nasional.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, menyampaikan bahwa nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku pada kuartal II-2026 mencapai Rp 6.552,1 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp 3.576,2 triliun.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi 5,29% Kuartal II 2026, Begini Kata Ekonom
BACA JUGA:Data BPS: Lebih Separuh Penduduk Miskin RI Menumpuk di Pulau Jawa
BACA JUGA:BPS: Pengeluaran di Bawah Rp 3,09 Juta Masuk Kategori Miskin
Pertumbuhan ekonomi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara, Jawa dan Sulawesi di atas pertumbuhan nasional. Jadi Pulau Bali dan Nusa Tenggara tumbuh 6,10% yang merupakan pertumbuhan tertinggi, kata Edy dalam rilis BPS, Rabu (5/8/2026).
Berikutnya, Pulau Jawa tumbuh sebesar 5,65%, serta Pulau Sulawesi tumbuh 5,53%. Ketiganya melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% di kuartal II-2026.
Sumatra mencatat pertumbuhan ekonomi 5,06%, Kalimantan tumbuh 4,10%, dan Maluku-Papua mencatatkan pertumbuhan ekonomi 1,36%. Ketiganya berada di bawah angka pertumbuhan ekonomi nasional.
Jika ditilik dari sumber pertumbuhan ekonominya, Sumatra ditopang perdagangan, industri pengolahan, dan pertanian. Kemudian provinsi yang memberikan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi khusus di Pulau Sumatra adalah Sumatra Utara, dengan andil pertumbuhan 1,17%.



/2026/02/18/395790444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8231329/original/060521000_1781091772-1000344933.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315064/original/025010300_1785825907-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_09.49.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3510059/original/027658500_1626233971-fintech_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4361081/original/023728500_1678967433-Angka_Kemiskinan_Meningkat-IQBAL_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)