• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, September 20, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Bertemu Petani Kelapa Sawit, Bahas Kekhawatiran Penurunan Harga

    Pemerintah Bertemu Petani Kelapa Sawit, Bahas Kekhawatiran Penurunan Harga

    Linktown Perluas Ekspansi Properti ke Semarang

    Linktown Perluas Ekspansi Properti ke Semarang

    Danau Cihuni Percantik Gading Serpong, Jadi Magnet Baru Hunian Mewah

    Danau Cihuni Percantik Gading Serpong, Jadi Magnet Baru Hunian Mewah

    Strategi Metland (MLTA) pada 2026: Siapkan Ekspansi Hotel, Residensial, dan Komersial

    Strategi Metland (MLTA) pada 2026: Siapkan Ekspansi Hotel, Residensial, dan Komersial

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Bertemu Petani Kelapa Sawit, Bahas Kekhawatiran Penurunan Harga

    Pemerintah Bertemu Petani Kelapa Sawit, Bahas Kekhawatiran Penurunan Harga

    Linktown Perluas Ekspansi Properti ke Semarang

    Linktown Perluas Ekspansi Properti ke Semarang

    Danau Cihuni Percantik Gading Serpong, Jadi Magnet Baru Hunian Mewah

    Danau Cihuni Percantik Gading Serpong, Jadi Magnet Baru Hunian Mewah

    Strategi Metland (MLTA) pada 2026: Siapkan Ekspansi Hotel, Residensial, dan Komersial

    Strategi Metland (MLTA) pada 2026: Siapkan Ekspansi Hotel, Residensial, dan Komersial

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » BISNIS » BPS: Sektor Pertanian Terbanyak Serap Tenaga Kerja

BPS: Sektor Pertanian Terbanyak Serap Tenaga Kerja

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-08-06
0

BPS: Sektor Pertanian Terbanyak Serap Tenaga Kerja

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada beberapa sektor lapangan usaha yang mengalami penambahan tenaga kerja paling banyak per Mei 2026. Sektor pertanian mencatat persentase distribusi tenaga kerja paling besar, sedangkan sektor akomodasi dan makan minum mengalami penambahan tenaga kerja terbanyak.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud menjelaskan capaian tersebut ditampung per Mei 2026. Adapun, data BPS mencatat, ada 148,19 juta orang penduduk kategori bekerja di Indonesia.

BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi 5,29% Kuartal II 2026, Begini Kata Ekonom

BACA JUGA:Data BPS: Lebih Separuh Penduduk Miskin RI Menumpuk di Pulau Jawa

BACA JUGA:BPS: Pengeluaran di Bawah Rp 3,09 Juta Masuk Kategori Miskin

Pada bulan Mei tahun 2026 tiga lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbanyak adalah pertanian, perdagangan besar dan eceran serta industri, kata Edy dalam rilis BPS, Rabu (5/8/2026).

Terlihat distribusi bekerja per Mei 2026 di berbagai sektor. Tiga paling tinggi yakni Pertanian dengan 28,75%, diikuti perdagangan besar dan eceran sebesar 17,8%, dan industri dengan 13,63%.

Sementara itu, dilihat dari jumlah penambahan tenaga kerja, sektor akomodasi dan makan minum menjadi yang paling banyak bertambah. Jumlahnya mencapai 195 ribu orang masuk sektor ini pada rentang Februari-Mei 2026. Sektor pertanian bertambah 106 ribu orang.

Lapangan usaha akomodasi dan makan-minum mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja terbanyak yaitu sebesar 195 ribu orang kemudian disusul dengan transportasi dan penyimpanan sebesar 121 ribu orang, jelas dia.

37 Persen Pekerja Merupakan Buruh

Edy mencatat penduduk bekerja menurut status pekerja pada Mei 2026 ini dari sebanyak 148,19 juta orang. Penduduk yang bekerja sebesar 37,09 % di antaranya berstatus buruh, karyawan atau pegawai.

Dibandingkan dengan Februari 2026 penduduk bekerja berstatus perusahaan sendiri mengalami penambahan terbanyak yaitu sebesar 1,38 juta orang, katanya.

Sedangkan jumlah penduduk bekerja dengan status pekerja keluarga berkurang sekitar 1,01 juta orang. Sementara itu proporsi pekerja informal per Mei 2026 mengalami penurunan tipis dibandingkan dengan Februari 2026 menjadi sekitar 59,30 % dari total penduduk yang bekerja, imbuh Edy.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bukan KAI Lagi, Purbaya Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat

Bukan KAI Lagi, Purbaya Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda

2026-09-20
Harga Minyak Turun, Dibayangi Prospek Permintaan yang Lemah

Harga Minyak Turun, Dibayangi Prospek Permintaan yang Lemah

2024-08-06
Bakal Cagub Dedi Mulyadi Kampanye Dukung Om Zein-Abang Ijo di Purwakarta

Bakal Cagub Dedi Mulyadi Kampanye Dukung Om Zein-Abang Ijo di Purwakarta

2024-09-04
Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

Jurus SKK Migas Pasok Kebutuhan Hulu Migas dari Lokal

2026-05-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda

2026-09-20
Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp 15.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp 15.000, Simak Rincian di Sini

2026-09-20
Harga Perak Antam Hari Ini 19 September 2026 Naik Rp 500

Harga Perak Antam Hari Ini 19 September 2026 Naik Rp 500

2026-09-20
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 September 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kompak Melambung

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 September 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kompak Melambung

2026-09-20

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Vitalik Buterin Ungkap 90% Kekayaannya Bergantung Keamanan Kripto

Vitalik Buterin Ungkap 90% Kekayaannya Bergantung Keamanan Kripto

2026-09-20
0
Harga Bitcoin 19 September 2026 Kembali Sentuh Rp 1,44 Miliar

Harga Bitcoin 19 September 2026 Kembali Sentuh Rp 1,44 Miliar

2026-09-20
0
Bos Coinbase Soal RUU Kripto Gagal: Masih Ada Jalan Lain

Bos Coinbase Soal RUU Kripto Gagal: Masih Ada Jalan Lain

2026-09-20
0
Pasar Kripto Melemah, Bos Tokocrypto Optimistis Bull Market Segera Hadir

Pasar Kripto Melemah, Bos Tokocrypto Optimistis Bull Market Segera Hadir

2026-09-20
0
Clarity Act Gagal di Senat, CFTC Kirim Rancangan Aturan Kripto ke Gedung Putih

Clarity Act Gagal di Senat, CFTC Kirim Rancangan Aturan Kripto ke Gedung Putih

2026-09-20
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda

2026-09-20
Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp 15.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp 15.000, Simak Rincian di Sini

2026-09-20

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.