Jakarta – Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas memergoki truk yang terindikasi menyalahgunakan BBM subsidi.
Hal ini terjadi saat BPH Migas melakukan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM subsidi dan kompensasi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sabtu (17/1/2026) lalu.
BACA JUGA:Petrochina Mulai Bor Sumur Migas WK Jabung, Target 6 Sumur Tahun Ini
BACA JUGA:Pertamina Temukan Cadangan Hidrokarbon di Sumur Mustang Hitam-001 di Rokan
BACA JUGA:Prabowo Target Indonesia Tak Lagi Impor Energi dalam 5 Tahun
BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga berhasil mengamankan satu unit dump truck roda enam yang diduga telah dimodifikasi untuk menimbun BBM subsidi jenis biosolar.
Wahyudi mengungkapkan, truk tersebut secara fisik terlihat seperti kendaraan pengangkut barang biasa. Namun saat diperiksa lebih detail, ditemukan ketidaksesuaian antara plat nomor kendaraan dengan data pada QR Code yang digunakan.
Selain itu, tercium bau lain di bagian belakang truk yang semula diakui sang sopir truk digunakan untuk barang. Setelah dibuka terpal penutupnya, ternyata truk ini tidak mengangkut barang. Ditemukan adanya \’kempu\’ atau sejenis bak penampungan untuk menyimpan BBM. Ada pompa dan selang yang terintegrasi dari tangki kendaraan masuk naik ke kempu tersebut, ungkapnya, Senin (19/1/2026).
Truk tersebut masuk kategori pembelian helikopter, yakni keluar masuk SPBU dengan modifikasi penampungan bak BBM dengan volume yang lebih besar. Jika ditotal, jumlahnya bisa sangat besar dan merugikan negara. Dengan demikian, semakin kuat dugaan BBM subsidi tersebut bukan untuk dikonsumsi sendiri, melainkan ditampung dan dibawa ke luar SPBU, imbuhnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459590/original/009550100_1767166234-1000025196.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5353800/original/092561100_1758181754-AP25260701556257.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476381/original/049737700_1768738297-KAI_batalkan_sejumlah_perjalanan_kereta_penumpang_dan_barang_imbas_banjir-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418026/original/021867400_1763561355-mobil_listrik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4804767/original/068099800_1713407839-penumpang_di_bandara.jpg)