Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan target ambisius untuk pembiayaan kepemilikan rumah susun (rusun) subsidi. Targetnya, ada puluhan ribu rumah yang bisa dibiayai oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
Hal tersebut diungkap Ara, sapaan akrabnya, usai rapat di Kantor BP Tapera, Menara Mandiri, Jakarta. Dia mengamini sudah ada peningkatan target pembiayaan kredit rusun lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di bawah koordinasi BP Tapera.
BACA JUGA:Tiga Lahan di Tanah Abang Dipastikan Aset Negara, Bakal Dipakai untuk Apa?
BACA JUGA:Program Bedah Rumah di Papua Meluncur 27 April 2026
BACA JUGA:Menteri Ara Rapat Soal Status Lahan Rusun Subsidi di Tanah Abang, Begini Hasilnya
BACA JUGA:Hasil Rapat Piala Presiden 2026: Erick Thohir dan Maruarar Sirait Sepakat Gelar 2 Turnamen Sekaligus
Dia sudah menargetkan juga buat juga tahun lalu itu rumah susun pembiayaannya cuma 140 ya, tahun ini naik jadi berapa puluh ribu, kata Ara, di Kantor BP Tapera, Menara Mandiri, Jakarta, Jumat malam (17/4/2026).
Dia menjelaskan, kolaborasi Kementerian PKP dengan Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho berjalan efektif. Apalagi dengan adanya terobosan tambahan untuk pembiayaan rusun subsidi dan rumah tapak.
Dia menyebut, realisasi pembiayaan pemilikan rumah tapak juga akan lebih besar pada 2026. Sebagai informasi, ada target penyaluran FLPP untuk 350 ribu unit rumah tahun ini. 50 ribu untuk rusun subsidi, dan 300 ribu untuk rumah tapak.
Jadi nanti ada pembiayaan buat rumah susun dan juga untuk pembiayaan buat rumah tapak. (Rumah) tapak tahun lalu 278 ribu ya dan tahun ini akan ada juga yang besar ya realisasinya, tandas Maruarar Sirait.

/2026/02/05/898319651.jpg)
/2021/09/27/1792105962.jpg)
/2026/01/28/1419203316.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3397781/original/033656000_1615352740-000_94J2M2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554591/original/013621900_1776078069-Menteri_PKP__Maruarar_Sirait_dan_Ketua_Dewan_Komisioner_OJK__Friderica_Widyasari_Dewi_saat_konferensi_pers-13_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550270/original/074079300_1775645927-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557625/original/042658000_1776345933-a4b4971b-2079-4719-b00a-be6b2f5078a3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552311/original/011667500_1775806441-0L5A8444.jpg)