Jakarta – Survei emas mingguan Kitco terbaru menunjukkan analis optimistis terhadap prospek emas dalam jangka pendek. Sedangkan pelaku pasar pesimistis terhadap harga emas yang melemah meski emas naik akhir pekan lalu. Pada pekan ini, data ekonomi Amerika Serikat (AS) akan membayangi harga emas dunia.
Mengutip Kitco, Senin, (1/6/2026), pekan lalu, 12 analis berpartisipasi dalam Survei Emas Kito. Sembilan analis atau 75% memperkirakan harga emas akan naik pekan ini. Sementara dua lainnya atau 17% dari total analis memprediksi, koreksi harga emas. Sedangkan analis yang tersisa mewakili 8% memprediksi harga emas konsolidasi.
BACA JUGA:Harga Patokan Ekspor Emas Indonesia Turun
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 1 Juni 2026, Intip Daftar Terbaru
BACA JUGA:Update Harga Emas 24 Karat Hari Ini 31 Mei 2026 di Pegadaian hingga Antam
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Mei 2026, Cek Rincian di Sini
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 31 Mei 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap di Sini
Di sisi lain, 39 suara diberikan dalam jajak pendapat daring Kitco. 17 pelaku pasar atau 44% memprediksi harga emas akan naik pekan ini. Sedangkan 10 lainnya atau 26% memprediksi logam mulia akan turun. 12 investor lainnya mewakili 31% dari total yang memberikan suara memprediksi harga emas mendatar pekan ini.
Direktur Pelaksana Bannockburn Global Forex, Marc Chandler menuturkan, gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang diperpanjang dipahami sebagai hal positif bagi emas. Hal ini menghilangkan potensi sumber likuidasi eksportir minyak dan kebutuhan likuiditas oleh beberapa importir. “Pergerakan harga emas di atas area US$ 4.585 akan meningkatkan sentimen secara teknikal,” kata dia.
Ia menuturkan, harga emas pulih pada Kamis pekan lalu bersamaan dengan aset risiko setelah harapan gencatan senjata yang diperpanjang di Timur Tengah. “Logam kuning telah dijual di bawah rata-rata pergerakan 200 hari di awal sesi untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Emas pulih dan terus pulih menjelang akhir pekan, ketika mencapai level tertinggi di atas US$ 4.543.
Presiden dan COO Asset Strategis Rich Checkan juga memprediksi harga emas naik. Hal ini dengan asumsi, menurut dia, kabar tentang kesepakatan gencatan senjata yang segera terjadi antara AS dan Iran benar, akan mendongkrak harga emas.
“Ini adalah pola yang telah kita lihat sejak Februari. Perang menyebabkan harga minyak lebih tinggi, inflasi lebih tinggi, dan potensi kenaikan suku bunga. Perdamaian seharusnya membawa semuanya ke arah yang berlawanan,” tutur dia.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5060464/original/007193000_1734756490-1734752196030_tips-menjadi-influencer.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3458467/original/039196400_1621321943-20210518-Harga-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4949152/original/060298800_1726838740-Depositphotos_507983726_L.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)