Jakarta – Chairman Lippo Group, James Riady menilai prospek hunian vertikal ke depan semakin baik. Ruang bagi rumah susun (rusun) subsidi yang terbuka pun bisa jadi pilihan masyarakat.
Dia menyiratkan adanya pergeseran dari rumah tapak subsidi ke rusun subsidi. Menyusul ruang kredit pemilikan rumah (KPR) skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) terbuka dengan tenor panjang.
BACA JUGA:Bos Lippo James Riady Bakal Borong 20 Ribu Motor Listrik Nasional
BACA JUGA:AI Gerus Industri Padat Karya, James Riady Soroti Nasib Pekerja RI
BACA JUGA:Viral Mal Dipasangi Pagar, Bos Lippo dan Pakuwon Beri Penjelasan
Nanti next phase ini, saya kira yang banyak itu adalah FLPP apartemen. Tapi FLPP apartemen you jangan beli yang studio, you mesti beli yang one bedroom atau two bedroom, ungkap James, ditemui di sela-sela Danantara Housing Expo, NICE PIK, dikutip Jumat (28/8/2026).
Dalam hitungannya, cicilan bagi rusun subsidi cukup terjangkau, dengan skema FLPP dan tenor cicilan hingga 30 tahun. Cicilannya disebut bisa mencapai Rp 1 jutaan per bulan.
James menyambut baik panjang tenor cicilan rusun subsidi maupun rumah tapak hingga 30-40 tahun. Langkah ini dinilai bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Ini peraturan mengenai FLPP apartemen 30 tahun kan juga masih baru. Nah, FLPP (rumah tapak) yang 40 tahun itu, cicilan juga baru gitu. Jadi satu hal yang akan dikembangkan. Saya kira bagus lah, ucap dia.
Tidak pernah dalam sejarah kita memiliki Presiden yang punya hati dan keberpihakan kepada MBR, dan ada Satgas (Perumahan) diketuai oleh Pak Hashim dan juga kementerian, Pak Menterinya (Maruarar Sirait) begitu menggebu-gebu ya mengenai perumahan ini luar biasa. Jadi saya kira kita perlu semuanya syukuri,James menambahkan.
Spesifikasi Rusun Subsidi Meikarta
Informasi, sebanyak 141 ribu unit hunian vertikal rusun subsidi akan dibangun di lahan kawasan Meikarta tersebut. Rencananya akan dibangun beberapa tower rusun dalam satu kawasan tersebut, dengan dukungan akses jalan yang memadai.

/2026/05/08/365732371.jpg)
/2023/08/25/562301300.jpg)
/2024/07/31/1713116901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334719/original/056185900_1787894963-BPK.2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335661/original/069718800_1788014395-e0a57acc-d512-41bf-88d9-b9a8b50847e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336058/original/078757900_1788099807-c8aa79cc-f278-4edd-bf0c-ab5f1bf8ebbc.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)