Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025 berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-18 yang diterima Kemenperin secara berturut-turut sejak Tahun Anggaran 2008 hingga 2025.
BACA JUGA:Perkuat Industri Komponen, IKM Lokal Bisa Tembus Rantai Pasok Molinas
BACA JUGA:Bukan Lagi Impor, IKM Lokal Tembus Rantai Pasok Motor Listrik Nasional
BACA JUGA:Menperin: Hilirisasi Harus Buka Lapangan Kerja dan Perkuat Industri
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi pemeriksaan dan rekomendasi yang diberikan BPK RI. Menurutnya, hasil pemeriksaan menjadi bagian penting untuk memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara.
“Capaian opini WTP tentunya kami syukuri. Namun, bagi kami, opini WTP bukan semata-mata sebuah pencapaian, melainkan amanah untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara di lingkungan Kementerian Perindustrian,” ujar Menperin dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Kementerian Perindustrian Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Agus menegaskan, opini WTP bukan berarti tidak ada ruang untuk melakukan perbaikan. Hasil pemeriksaan BPK masih memuat sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
“Dari beberapa temuan yang disampaikan, kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan oleh BPK sesuai dengan ketentuan. Kami juga akan memastikan proses tindak lanjut dilakukan secara terukur dan dipantau secara berkala,” katanya.

/2026/05/08/365732371.jpg)
/2023/08/25/562301300.jpg)
/2024/07/31/1713116901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335661/original/069718800_1788014395-e0a57acc-d512-41bf-88d9-b9a8b50847e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336058/original/078757900_1788099807-c8aa79cc-f278-4edd-bf0c-ab5f1bf8ebbc.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)