Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan ada 2.162 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendapat peringatan hingga penghentian operasional sementara. Lantas, apa yang menyebabkan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu terkena sanksi?
Dadan menuturkan, sebanyak 1.789 dari 2.162 SPPG tersebut dikenakan sanksi penyetopan operasional sementara. Beberapa di antaranya karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
BACA JUGA:Baru Menjangkau 10%, Program MBG di Pondok Pesantren Bakal Dikebut
BACA JUGA:Kumpulan Hoaks Seputar BGN yang Beredar di Medsos, Cek Faktanya
BACA JUGA:Viral Bandeng Mentah MBG di Bantul, BGN Pastikan Ikan Presto Matang
Yang pertama karena belum daftar SLHS ya. Kemudian ada juga yang sudah daftar SLHS tapi satu bulan tidak keluar. Jadi meskipun ada SPPG yang bagus sekali, SLHS-nya tidak keluar satu bulan, kita suspend dulu, kata Dadan ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Namun, operasional bisa berlanjut jika SPPG tersebut sudah mengantongi SLHS. Selain itu, Dadan juga menyebut ada dapur MBG yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Kita minta mereka bikin IPAL dulu, jadi kita suspend mungkin seminggu dua minggu tergantung dari kecepatan pembangunan IPAL tersebut, ucapnya.
Dadan turut mengungkap ada temuan dapur MBG yang menyediakan makanan yang tidak sesuai. Kalau di selama Ramadan kemarin ada 62 SPPG yang menghasilkan menu kurang sesuai. Itu yang membuat ramai media sosial, kita hentikan dulu supaya mereka memperbaiki diri, jelas dia.
/2026/02/09/1363307949.jpg)
/2025/01/01/100000931.jpg)
/2026/01/28/1071091106.jpg)
/2024/02/23/546826591.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491018/original/044975500_1770047214-Kepala_BGN_Dadan_Hindayana.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980731/original/087399800_1648714875-20220331-Laporan-SPT-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513917/original/066146500_1772076783-AP6854606784113229.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182173/original/094877700_1744034315-arhan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)