Jakarta – Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Eka Chandra Buana, menyatakan Indonesia saat ini berada dalam fase krusial pembangunan nasional yang menuntut arah kebijakan fiskal dan pembiayaan yang tepat guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif.
Kita saat ini sedang dalam fase krusial pembangunan nasional, di mana ada tantangan global yang menuntut Indonesia tidak hanya tumbuh, tetapi tumbuh secara berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kualitas sumber daya manusia,” ujar Eka Chandra Buana dalam diskusi daring yang diselenggarakan INDEF, Kamis (8/1/2026).
BACA JUGA:Hambatan Pengembangan Kawasan Industri Indonesia, Lagi-Lagi Soal Perizinan
BACA JUGA:4 Proyek PGEO Masuk Blue Book Bappenas 2025-2029
BACA JUGA:UNDP: Ekonomi Biru Bisa Hasilkan Rp 99,76 Kuadriliun per Tahun, Ilmu Pengetahuan Jadi Pondasi Kebijakan
BACA JUGA:Bappenas : Kesiapan Proyek Masih Jadi Tantangan Utama Pengembangan Orange Bond
Ia menjelaskan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2025–2029 terdapat amanat trisula pembangunan sebagai fondasi transformasi nasional. Trisula tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pemerataan dan pengurangan kemiskinan, serta pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Kerangka trisula tersebut menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari kualitas pembangunan manusia,” katanya.
Dalam kerangka tersebut, Danantara dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program unggulan pemerintah. Eka menyebut Danantara sebagai instrumen pembiayaan strategis yang diarahkan pada investasi sektor-sektor berkualitas.
Danantara adalah salah satu instrumen pembiayaan strategis yang mendorong investasi pada sektor kualitas dengan multiplier dan spillover effect yang tinggi,” ujarnya.
Menurut Eka, peran Danantara adalah melengkapi dan memperkuat efektivitas kebijakan fiskal melalui investasi yang produktif. Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis dipandang sebagai investasi sumber daya manusia lintas generasi.
Program ini secara langsung akan meningkatkan status gizi anak, tetapi memang dampak ekonomi akan terrealisasi dalam jangka menengah panjang melalui peningkatan kemampuan belajar, peningkatan produktivitas, dan juga bagaimana kita meningkatkan pendapatan sepanjang siklus hidup tersebut,” jelasnya.
Eka menekankan, alokasi anggaran harus diarahkan pada program dengan daya ungkit tinggi agar belanja negara tidak hanya bersifat konsumtif.
Transformasi belanja negara perlu diarahkan kepada program dengan leverage efek yang tinggi seperti Danantara dan MBG, agar belanja fiskal tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga bisa menghasilkan dampak ekonomi sosial yang terukur,” katanya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466860/original/076663200_1767856664-1000201079.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461804/original/065035900_1767448476-coretax.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3215828/original/052789100_1598082876-22_Agustus_2020-3_ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468560/original/031395000_1767956777-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433267/original/059203400_1764840760-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354392/original/068395000_1758248186-063_1134817584.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468655/original/028465300_1767966113-Diskusi_Danantara-4.jpg)