Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan jumlah pendapatan negara sepanjang 2025. Total, negara mengantongi Rp 2.756,3 triliun.
Angka tersebut, setara dengan 91,7% dari target APBN 2025. Pendapatan itu dicatatkan dari pajak, bea dan cukai, hingga Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Incar Pajak Bocor Industri Sawit hingga Baja: Saya Banyak Rugi Itu!
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Kucurkan Rp 480 Miliar Buat Bonus Atlet SEA Games
BACA JUGA:HSG Tembus 9.000, Purbaya: Kalau Investor Enggak Percaya, Ngomong Berbusa Juga Tetap Jatuh
Kalau anda lihat tuh, pendapatan negara itu mencapai Rp 2.756,3 triliun, ini hanya 91,7% dari APBN, ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Penerimaan dari pajak menyumbang Rp 1.917,6 triliun atau 87,6% dari target. Bea dan cukai Rp 300,3 triliun atau 99,6% dari target. Sektor perpajakan menyumbang total Rp 2.217,9 triliun atau 89%.
Kemudian, PNBP menyumbang Rp 534,1 triliun atau 104% dari target. Sedangkan, penerimaan dari Hibah mencapai Rp 4,3 triliun atau 733,3% dari target APBN 2025.
Penerimaan perpajakan yang masih di bawah target ini turut berpengaruh pada angka defisit APBN 2025. Adapun, defisit tercatat sebesar Rp 695,1 triliun atau 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3183899/original/083297500_1595130300-19_Juli_2020-1_ok.jpg)






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)