Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, kembali mengingatkan masyarakat mampu atau kelompok kaya untuk tidak mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ia menegaskan bahwa BBM subsidi dialokasikan khusus bagi masyarakat yang berhak.
Bahlil membenarkan adanya fenomena migrasi atau perpindahan konsumsi pengguna kendaraan dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi akibat lebarnya disparitas harga di antara keduanya.
BACA JUGA:Bahlil Temukan Truk Modifikasi Tanki Berkapasitas 1 Ton Liter Buat Borong BBM Subsidi
BACA JUGA:Bahlil Ungkap Alasan Indonesia Impor Minyak Mentah Rusia
BACA JUGA:Bahlil Putar Otak Tahan Harga BBM Subsidi di Tengah Lonjakan Minyak Mentah
Yang terjadi sekarang itu ada sebagian yang shifting sebenarnya. Dari yang tadinya tidak menggunakan subsidi, mereka beralih ke minyak subsidi, ujar Bahlil saat ditemui di Four Seasons Hotel, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Meskipun memahami alasan di balik peralihan tersebut, Bahlil mengimbau para pemilik kendaraan mewah untuk memiliki empati terhadap masyarakat golongan bawah yang lebih membutuhkan bantuan subsidi energi tersebut.
Saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang mampu, yang mobilnya bagus, ya kita harus pakai perasaan lah. Masa kita harus mengambil hak subsidi untuk saudara-saudara kita yang berhak, imbaunya.
Ia menerangkan, pembelian BBM subsidi untuk kendaraan pribadi kelas menengah seperti minibus sejatinya sudah diatur dalam batas pengisian yang wajar, yakni sekitar 50 liter per hari. Sementara untuk armada angkutan seperti truk diperbolehkan mengisi hingga kapasitas tangki penuh.
Untuk mobil sekelas Avanza atau sejenisnya, kapasitas 50 liter itu sudah bisa mencakup kurang lebih 200 hingga 300 kilometer perjalanan. Namun kalau untuk truk, itu bisa sampai tangki penuh, beber Bahlil.
/2026/05/26/298353930.jpg)
/2025/04/04/2125923608.jpg)
/2026/05/25/188974398.jpg)
/2026/05/01/886842996.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314374/original/059426500_1785744584-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396568.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515324/original/038648100_1772170585-Maybank_Indonesia_office.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192688/original/061754900_1595929322-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302028/original/043459600_1753970064-Gemini_Generated_Image_3a22373a22373a22.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)