Jakarta – PT ASABRI (Persero) bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan resmi meluncurkan integrasi layanan pembayaran pensiun pertama melalui Aplikasi Gaji Web Kementerian Keuangan dan Aplikasi Backoffice ASABRI.
Peluncuran dan sosialisasi implementasi ini dilaksanakan dengan melibatkan jajaran Ditjen Perbendaharaan serta perwakilan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Terkait Kasus Asabri
BACA JUGA:Memasuki Usia 55 Tahun, ASABRI Lanjutkan Transformasi Layanan
BACA JUGA:Asabri Serahkan Santunan Rp 457 Juta pada Keluarga Prajurit TNI yang Gugur di Papua
Integrasi berbasis meta data ini merupakan langkah nyata dalam menghadirkan layanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel kepada peserta ASABRI, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk ASABRI Melayani Sepenuh Hati sebagai Sahabat Perjuangan Peserta ASABRI Sepanjang Masa.
Implementasi ini merupakan wujud komitmen bersama dari ASABRI dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam membangun tata kelola layanan yang semakin akuntabel. Dengan pertukaran data yang terintegrasi antar instansi, proses administrasi menjadi lebih tepat, risiko kesalahan dapat diminimalkan, dan layanan kepada peserta dapat diberikan lebih optimal, ujar Direktur Utama PT ASABRI (Persero), Jeffry Haryadi P. Manullang, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).
Layanan Berkualitas: Dari Manual ke Digital yang Lebih Cepat dan Akuntabel
Proses pembayaran pensiun pertama melibatkan pertukaran data lintas instansi yang selama ini sebagian besar masih berjalan secara manual.
Melalui integrasi sistem ini, pertukaran data antar instansi berlangsung secara elektronik dan otomatis, memangkas alur administrasi yang tidak perlu, meningkatkan akurasi data, dan mempercepat penyaluran hak pensiun kepada peserta. Hasilnya adalah layanan yang lebih berkualitas: proses lebih singkat, efisien, dan risiko kesalahan diminimalkan sejak awal.
/2026/05/21/1633191104.jpg)
/2026/02/12/1519123083.jpg)
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2024/06/06/1661469723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346661/original/026990900_1789190360-Menteri_PKP_Maruarar_Sirait-12_September_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192691/original/020094000_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)