Jakarta – Gedung Putih mengungkap sebuah laporan yang menyebutkan jika lebih dari 40 negara telah membantu China menghindari tarif AS dengan mengalihkan ekspor melalui negara-negara yang dikenai bea masuk Amerika lebih rendah.
Negara-negara yang disebut dalam laporan tersebut antara lain Kanada, India, Meksiko, Jepang, dan Korea Selatan. Gedung Putih menyebut negara-negara tersebut telah membantu China menghindari pembayaran tarif senilai puluhan miliar dolar AS.
BACA JUGA:AS Desak Negara Amerika Latin Tinggalkan Mahkamah Pidana Internasional
BACA JUGA:Kepala Polisi Gaza Tewas Akibat Serangan Drone Israel
BACA JUGA:Perang Iran Berlanjut, AS Rancang Operasional Kedutaan dengan Staf Terbatas
Melansir laman BBC, Jumat (14/8/20260), Penasihat Perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, mengatakan praktik tersebut telah merugikan lapangan pekerjaan warga Amerika dan pendapatan pemerintah hingga miliaran dolar.
Laporan tersebut muncul setelah serangkaian sanksi antara AS dan China serta beberapa pekan sebelum Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan pemimpin China Xi Jinping di Washington.
Berdasarkan perkiraan pemerintah dan sektor swasta yang dikutip Gedung Putih, barang senilai antara US$ 30 miliar hingga sekitar US$ 300 miliar telah dialihkan dari negara-negara yang dikenai tarif lebih tinggi melalui negara-negara dengan tarif yang lebih rendah.
Merespons ini, Juru bicara Kedutaan Besar China di Washington mengatakan bahwa perang dagang tidak memiliki pemenang dan China menentang kebijakan tarif AS serta penggunaan kekuatan negara untuk menargetkan perusahaan-perusahaan China.
Juru bicara tersebut menambahkan, setiap tindakan atau kesepakatan sepihak terkait barang yang dialihkan melalui negara ketiga tidak boleh menargetkan atau merugikan kepentingan pihak ketiga.

/2022/04/26/1849894064.jpg)
/2020/01/29/769422354.jpg)
/2022/02/16/1906346792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316292/original/041946800_1755231248-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5278126/original/055433400_1752054768-Sapna_Chadha__Vice_President__Southeast_Asia_and_South_Asia_Frontier__Google_Asia_Pacific__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4635089/original/050952500_1699055704-Peleburan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318184/original/015332000_1786088834-bdg.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293736/original/020014800_1783747097-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_17_56_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473781/original/039018600_1687249156-SEC_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2050780/original/079993300_1522730511-20180403-Bitcoin-AFP2.jpg)